Jumat, 1 Mei 2026

Imam Masjid Positif Covid-19, Muncul Klaster Tarawih

Berita Terkait

batampos.co.id – Peristiwa penyebaran Covid-19 yang diduga dari klaster tarawih kembali terjadi. Setelah sebelumnya ada di Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, klaster baru kembali terjadi di Desa Sambirejo, Kecamatan Sambirejo, Sragen.

Klaster teresebut diduga berawal dari imam masjid yang terkonfirmasi positif Covid-19 usai mengalami gejala. Menteri Agama (Menag) Yaqut Cholil Qoumas pun mengingatkan masyarakat untuk taat protokol kesehatan 3M, yaitu memakai masker, mencuci tangan dan menjata jarak.

Kemudian, jajarannya diminta untuk mengintensifkan sosialisasi dan edukasi pelaksanaan panduan ibadah Ramadan dan Idul Fitri 1442 H di situasi pandemi.

“Masih terjadi peristiwa penyebaran Covid-19. Saya minta masyarakat lebih disiplin dalam mematuhi panduan ibadah di bulan Ramadan. Ini semua demi kemaslahatan bersama, agar setiap potensi penyebaran bisa diantisipasi dan diminimalisir,” tegas Menag dalam keterangannya, Jumat (6/5).

“Saya minta jajaran Kemenag untuk terus sosialisasi, edukasi, sekaligus juga monitoring untuk memastikan panduan ibadah dilaksanakan dengan baik, serta berkoordinasi dengan Satgas Penanganan Covid-19, termasuk dengan aparat di wilayah masing-masing jika terdapat pelanggaran terhadap protokol kesehatan,” sambungnya.

Menag menjelaskan, pihaknya juga sejak awal telah menerbitkan Surat Edaran (SE) tentang Panduan Ibadah Ramadan dan Idul Fitri 1442 H/2021 M. Edaran tersebut antara lain mengatur pengurus masjid atau musala dapat menyelenggarakan kegiatan salat fardu lima waktu, Salat Tarawih dan Witir, tadarus Al-Qur’an, i’tikaf, dan Salat Idul Fitri dengan pembatasan jumlah kehadiran paling banyak 50 persen dari kapasitas masjid atau musala.

“Itu pun harus dilakukan dengan menerapkan protokol kesehatan secara ketat, menjaga jarak aman 1 meter antarjamaah, dan setiap jamaah membawa sajadah atau mukena masing-masing,” imbuhnya.

Menag menilai bahwa komitmen bersama dari seluruh lapisan masyarakat untuk mematuhi panduan ibadah sangat penting demi mencegah setiap potensi penyebaran Covid-19. (*/jpg)

Update