batampos.co.id – Pemko Batam kembali melanjutkan program pasar murah seperti saat awal Ramadan lalu.
Kegiatan ini digelar di sembilan kecamatan, dan harga sembako dan barang-barang yang ditawarkan cukup bersaing dengan harga di pasar.
Asisten Ekonomi dan Pembangunan Kota Batam, Pebrialin, mengatakan, pasar murah ini melibatkan distributor yang selama ini menjadi pemasok kebutuhan sembako di pasar.
Selain itu, ada juga petani dari Barelang. Hasil tani juga dipasarkan di pasar murah ini.
Ia menyebutkan, operasi pasar murah ini digelar mulai tanggal 6-11 Mei mendatang.
Operasi pasar murah pertama digelar di Kecamatan Sagulung dan Batuaji pada Kamis (6/5/2021) lalu, selanjutnya di Kecamatan Batuampar dan Bengkong pada Jumat, kemarin.

Hari ini Sabtu (8/5/2021) dilaksanakan di Kecamatan Nongsa dan Seibeduk, dilanjutkan hari berikutnya di Batam Kota dan Lubuk Baja, dan terakhir Sagulung dan Sekupang.
Untuk jenis dan harga komoditas di antaranya, daging beku Rp 85.000 per kg, telur Rp 39 ribu per papan, cabai merah 34 ribu per kg, cabai rawit Rp 34 ribu per kg.
Kemudian tomat merah Rp 10 ribu per kg, kentang medan Rp 12 ribu per kg, buncis Rp 14 ribu per kg, wortel Rp 15 ribu per kg, tepung terigu Rp 9 ribu per kg, beras Minang Raya Rp 60 ribu per 5 kg.
Gula paair merek PSM Rp 12 ribu per kg, minyak goreng merek Hayat 23.500 kemasan 2 liter, merek Siip Rp 21.500 kemasan 2 liter, bawang merah dan bawang putih Rp 20 ribu per kg.
Lanjutnya, keberadaan pasar murah ini merupakan program pemerintah dalam mengendalikan harga pasar.
Seperti diketahui, menjelang hari raya keagamaan atau tahun baru, harga komoditas mengalami kenaikan, hal ini dikarenakan tingginya permintaan pasar.
Pebrialin menambahkan operasi pasar dilaksanakan dengan menerapkan protokol kesehatan.
Petugas memastikan tidak ada kerumunan di tengah pasar, hal ini juga merupakan upaya dalam mengendalikan Covid-19.
”Alhamdulillah semua sesuai protkes, penjual menggunakan masker dan ada pengecekan suhu juga,” sebutnya.(jpg)
