Jumat, 24 April 2026

Batam Tolak Kedatangan WN India

Berita Terkait

batampos.co.id – Dampak meledaknya angka penderita Covid-19 di India, pemerintah Indonesia pun memutuskan memberlakukan larangan masuk bagi pendatang dari India, beberapa waktu lalu.

Di Batam sendiri yang sering disinggahi kapal kargo asal India, Kantor Kesehatan dan Pelabuhan (KKP) Kelas I Batam, beserta pemangku kepentingan terkait juga dengan tegas menolak kedatangan warga negara India di Batam. Hal tersebut tertuang dalam SR.03.04/II/1084/2021 tertanggal 28 April lalu.

”Protokol ini sudah dijalankan sejak lama di Batam. Khusus untuk pelaku perjalanan yang datang dari India, sudah ada aturannya, dan sementara waktu kedatangannya ditolak,” ujar Kepala KKP Kelas I Batam, Achmad Fachrani, Senin (10/5).

Ia kemudian mengungkapkan bahwa ketika kapal kargo asal India singgah di Batam, maka hanya muatan yang diperkenankan turun. ”Kalau datang dengan kapal, hanya boleh bongkar muat saja. Anak buah kapal (ABK)-nya tidak boleh turun,” ungkapnya.

Sebelum kapal datang, biasanya sudah ada pemberitahuan dari keagenan kapal kepada otoritas pelabuhan. Sehingga, petugas dari KKP, Imigrasi, dan Bea Cukai (BC) biasanya sudah bersiap. ”Petugas dari KKP, Karantina, Imigrasi, dan BC yang kontak dengan ABK akan pakai peralatan lengkap untuk pengecekan di atas kapal,” tuturnya.

Fachrani menuturkan, beberapa waktu lalu kapal India yang berlayar menuju Singapura berniat sandar di Batam. ”Beberapa waktu lalu ada kapal India menuju Singapura, lalu minta izin turun di Batam, karena ada yang sakit, kami tolak, dan meminta mereka menurunkan yang sakit di Singapura sesuai tujuannya,” jelasnya.

Kecuali, lanjutnya, jika yang diturunkan Warga Negara Indonesia (WNI), maka mau tidak mau harus diterima. ”Tapi tentu saja dengan protokol kesehatan yang ketat, karena datang dari India,” jelasnya.(*/jpg)

Update