batampos.co.id – Jumlah pasien Covid-19 yang terkonfirmasi positif kembali membeludak selama libur bersama Hari Raya Idulfitri 1442 Hijriah. Di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Embung Fatimah Batam di Batuaji, kini menampung 55 pasien Covid-19 pada Sabtu (15/4). Pekan sebelumnya RSUD juga menangani pasien Covid-19 di atas 50-an orang.

Wakil Direktur Pelayanan Medik RSUD Embung Fatimah, Sri Rupiati, menyebutkan 55 pasien yang masih dirawat ini terdiri 46 pasien positif dan sembilan pasien suspect. Mereka dirawat di beberapa gedung yang berbeda, seperti di Gedung Tun Sundari Terpadu ruang Tulip.

Sri mengungkapkan, untuk pasien suspect, sejauh ini pihak rumah sakit belum bisa memastikan apakah mereka positif atau negatif karena masih menunggu hasil swab kedua.

”Pasien Covid-19 yang dirawat ini ada yang datang sendiri melakukan pengecekan ke rumah sakit baik di IGD, poli rawat jalan, juga hasil tracing dari pasien umum lain yang berobat ke RSUD, maupun yang datang periksa sendiri ke sini (RSUD, red),” sebutnya.

Sebulan belakangan ini, lanjut Sri, jumlah pasien Covid-19 yang menjalani penanganan medis di RSUD masih fluktuatif di angka 40 sampai 50-an pasien. Ini artinya penyebaran Covid-19 masih tinggi, sehingga perlu peran aktif dan kesadaran semua pihak untuk kembali menerapkan protokol kesehatan (protkes) ketat.

Sementara itu, Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Kota Batam mencatat, terjadi penambahan 27 orang terkonfirmasi positif Covid-19 pada Minggu (16/5). Ke-27 orang itu terdiri dari 19 pasien yang terkonfirmasi bergejala dan delapan pasien lainnya terkonfirmasi tanpa gejala.

”Ada penambahan 27 orang. Sementara pasien sembuh juga bertambah 37 orang,” ujar Ketua Bidang Kesehatan Tim Gugus Tugas Covid-19 Batam, dr Didi Kusmarjadi, SPoG, Minggu (16/5).

Menurutnya dengan penambahan ini jumlah pasien yang terkonfirmasi positif Covid-19 saat ini berjumlah 7.863 orang. Sementara pasien yang sembuh juga bertambah menjadi 7.094 orang. Sedangkan pasien yang masih dirawat saat ini berjumlah 598 orang. ”Yang meninggal juga bertambah menjadi 171 orang,” tambah Didi.

Adapun pasien yang dirawat sebagian besarnya menjalani isolasi mendiri sebanyak 332 orang. Sisanya, 52 orang dirawat di Rumah Sakit Awal Bros, 50 di Rumah Sakit Elisabeth Batam Kota, 36 orang di Rumah Sakit Embung Fatimah, 28 di Rumah Sakit Bayangkara, dan 26 lainnya di Rumah Sakit Elisabeth Lubukbaja.

Secara keseluruhan, wilayah mainland Kota Batam masih berstatus zona merah. Batam Kota menjadi daerah dengan jumlah pasien yang paling banyak dirawat yakni 133 orang. Disusul Kecamatan Sekupang 123 pasien dan Kecamatan Lubukbaja 73 orang.

Tidak hentinya Didi mengimbau masyarakat Batam untuk selalu patuh terhadap protkes. Menerapkan adaptasi kehidupan baru (new normal) yakni fase kehidupan baru penyesuaian aktivitas akibat pandemi dengan menerapkan protkes.

”Ingat selalu memakai masker saat pergi kemana pun, jaga jarak antarindividu minimal 1,5 meter dan laksanakan pola hidup bersih dan sehat dengan selalu cuci tangan, rajin olahraga, dan jaga pola makan,” imbaunya.(*/jpg)