Jumat, 24 April 2026

Ada Lahan Permakaman Khusus Covid-19 di Batam, di Sini Lokasinya…

Berita Terkait

batampos.co.id – Pemko Batam tengah mempersiapkan lahan khusus untuk area permakaman bagi penderita Covid-19. Diperkirakan, luas lahan mencapai 5 hektare.

Wali Kota Batam, Muhammad Rudi, mengatakan, lahan tersebut sudah siap untuk gunakan.

Hal itu sebagai antisipasi lonjakan kasus kematian pasien Covid-19.

”Ya, ada lahan khusus pemakaman (Covid-19) di Seitemiang,” ujar Rudi saat ditemui usai rapat paripurna di DPRD Batam, Selasa (19/5/2021).

Disinggung berapa luas pasti lahan tersebut, Rudi mengaku saat ini timnya sedang menghitung.

Ia berharap, lahan itu nantinya bisa digunakan sebaik mungkin.

”Masih dihitung, bisa 5 hektare,” katanya.

Menurut dia, lahan khusus permakaman Covid-19 ini berbeda dengan lahan umum.

Ilustrasi. Sejumlah warga berziarah di TPU Seitemiang, Sekupang, beberapa waktu lalu. Foto: Dalil Harahap/Batam Pos

Namun, letaknya tak jauh dari lokasi permakaman umum. Di sisi lian, Rudi mengakui bahwa lahan permakaman umum hampir habis.

”Yang lahan umum memang hampir habis,” jelas Rudi, tanpa mau
merinci lahan alternatif jika area permakaman umum habis.

Seminggu terakhir, kasus positif Covid-19 sudah mulai menurun. Ia berharap, kondisi ini bisa terus membaik.

”Sudah mulai kurang, semoga tak ada bertambah korban lagi,” katanya.

Sebelumnya, Yayasan Khairul Ummah, pengelola tempat permakaman umum (TPU) Seitemiang bagi umat muslim, memanfaatkan lahan tambahan yang ada di pinggir Jalan Ahmad Dahlan, Seitemiang, sebagai area permakaman.

Lahan seluas 4.000 meter persegi ini, sudah selesai diratakan dan diperkirakan sanggup menampung 600 hingga 700 makam.

”Ini untuk solusi jangka pendek saja. Diperkirakan hanya bisa 600 sampai 700 makam saja. Selanjutnya kita masih menunggu keputusan Pemko Batam,” ujar Sekretaris Yayasan Khairul Ummah, Zailani, belum lama ini.

Seperti diketahui, TPU Seitemiang mengalami krisis lahan sejak tahun 2017 lalu.

Dimana, lokasi permakaman yang ada, sudah penuh terisi. Berbagai upaya telah dilakukan seperti menerapkan sistem sisip, memanfaatkan lahan kosong di sekitarnya hingga membuka lahan baru di samping Jalan Ahmad Dahlan.

Namun, itu hanya solusi jangka pendek, sebab upaya-upaya ini hanya bertahan sementara waktu.

Untuk solusi jangka panjang, perlu lahan permakaman yang baru yang lebih luas dan lapang.(jpg)

Update