batampos.co.id – Penyidik Polsek Batuaji terus mendalami kasus penikaman yang dialami seorang wanita, Dp, yang diduga dilakukan teman kencannya, Hp, di Hotel Holli, Batuaji, Senin (17/5) lalu.

Kesimpulan sementara, diduga ada motif asmara antara pelaku dengan korban di balik penikaman tersebut.

Kanit Reskrim Polsek Batuaji, Iptu Thetio, mengatakan, dari keterangan pelaku, didapat informasi bahwa dia berang karena korban memiliki dua akun sekaligus di media sosial yang sama. Pelaku diduga menyimpan rasa asmara dengan korban sehingga terjadi cekcok saat mereka sama-sama di dalam kamar hotel.

”Katanya dia (pelaku) tak terima kalau korban punya dua akun. Korban jawab, ya biasalah namanya kerjaannya begitu. Mungkin itu yang membuat pelaku naik pitam,” kata Thetio, kemarin.

Namun, dugaan motif asmara itu baru kesimpulan sementara karena polisi masih harus menunggu keterangan dari korban. Pasalnya, hingga kemarin korban belum bisa dimintai keterangan karena masih fokus dengan penanganan medis di rumah sakit.

”Untuk lebih pastinya nanti setelah kita cocokkan dengan keterangan korban,” katanya.

Seperti yang diberitakan sebelumnya, Dp ditemukan sekarat bersimbah darah di salah satu kamar Hotel Holli di Batuaji. Sebelumnya, Dp diketahui check in bersama seorang pria yang berinisial Hp. Tak lama, Hp keluar namun Dp tetap di dalam kamar.

Saat petugas hotel mengecek kamar, ternyata DP sudah terkapar bersimbah darah dengan luka tusuk di leher dan wajah. (*/jpg)