batampos.co.id – Kebahagiaan dirasakan keluarga nenek Sumini di Kampung Jawa, RT 06/RW 26, Kelurahan Buliang, Kecamatan Batuaji, Kamis (20/5/2021).
Pasalnya, sang cucu, Ar-Rasyid, 2,7 tahun, yang hilang sejak Minggu (16/5) lalu akhirnya ditemukan Kamis pagi sekitar pukul 08.00 dalam keadaan sehat.
Kebahagiaan keluarga Sumini ini juga diwujudkan melalui aksi bagi-bagi uang kepada
anak-anak dan masyarakat kurang mampu di sekitarnya.
Meskipun tak banyak, keluarga nenek Sumini bahagia bisa menunaikan nazarnya.
“Alhamdulilah ya Allah. Semoga tetap sehat cucu saya ke depannya,” ucap nenek Sumini, sambil membagikan uang kepada anak-anak yang berkumpul di depan rumahnya, kemarin.
Ketua RT 06, Taufiq, di lokasi yang sama menuturkan, Ar Rasyid, anak keempat dari Nurbaya yang merupakan anak perempuan nenek Sumini, ditemukan di dekat lokasi
hilangnya bocah tersebut yakni di Taman Cipta Grand City, Kelurahan Seibinti, Kecamatan Sagulung.

Ar Rasyid ditemukan oleh pekerja bangunan di Taman Cipta Grand City dekat lokasi gorong-gorong dalam keadaan basah kuyup.
Tidak ada tanda-tanda kekerasan seperti bekas pukulan atau luka lebam. Namun, di sekujur tubuhnya banyak ditemui bintik-bintik bekas gigitan nyamuk.
”Dia diantar sekuriti kawasan (Taman Cipta Grand City) ke sini. Yang menemukan tukang
bangunan katanya. Anak ini seperti diumpet di semak- semak,” ujar Taufiq.
Saat diantar ke rumah orangtuanya, Ar Rasyid dalam kondisi lemas dan tidak mengenal siapapun. Bahkan, saat digendong oleh orangtua dan neneknya, dia tak mengenali mereka sama sekali.
”Seperti linglung begitu dia. Sudah digendong mamaknya masih menangis cari mamaknya,” ujar Taufiq.
Temuan bocah yang sempat dilaporkan hilang selama lima hari ini, langsung ditangani
pihak kepolisian Sagulung.
Bocah ini dibawa ke rumah sakit Bhayangkara Polda Kepri untuk penanganan lebih lanjut.
”Iya, sudah ditemukan. Masih kita dalami kejadiannya. Tidak ada tanda-tanda kekerasan di tubuh bocah tersebut,” ujar Kapolsek Sagulung, AKP Yusriadi Yusuf.
Terkait bagaimana dan di mana bocah ini berada selama empat hari, masih menjadi misteri. Sebab, belum ada saksi ataupun keterangan pasti terkait bagaimana bocah
laki-laki tersebut bertahan di lokasi dimana dia ditemukan.
Dia menghilang secara misterius saat ditinggal sebentar oleh ibunya ketika makan bakso bersama keluarga di lokasi pertokoan tersebut.
”Itulah yang masih misteri. Kalau diculik apa motifnya, wong selama ini tak ada masalah. Kita pun bingung, biarlah pak polisi yang nangani. Kalau di kampung mungkin percaya ini disembunyikan (oleh mahluk halus). Tapi apapun ceritanya, Alhamdulillah, anak kita ini sudah ketemu dalam keadaan sehat walfiat. Alhamdulilah ya Allah,” ujar Noto, tetangga yang tinggal di dekat rumah Sumini.(jpg)
