batampos.co.id – Penyebaran Covid-19 tidak saja menyasar warga lokal. Saat ini warga negara asing (WNA) yang positif terpapar Covid-19 di Kabupaten Karimun semakin meningkat.

Mereka bekerja dalam satu perusahaan. Untuk penanganan atau perawatan dilakukan di dalam kawasan perusahaan.
Juru Bicara Tim Penanganan Covid-19 Kabupaten Karimun, Rachmadi, mengatakan, saat ini WNA yang dilaporkan positif
Covid-19 mengalami peningkatan.

Pada Mei ini, jumlahnya sudah sampai 13 orang.

”Mereka bekerja di salah satu perusahaan yang ada di Pulau Karimun. Untuk penanganan terhadap ekspatriat atau WNA yang positif Covid-19 tidak dilakukan di rumah sakit. Perawatannya di salah satu ruangan yang sudah disiapkan
oleh pihak perusahaan,” ujarnya, Minggu (23/5/2021) seperti yang diberitakan Harian Batam Pos.

Menurutnya, yang banyak terpapar Covid-19 tidak hanya dari klaster keluarga. Tapi juga berasal dari klaster perusahaan. Bahkan, di dalam satu perusahaan tersebut tidak hanya belasan WNA yang positif Covid-19, tapi juga
karyawan yang merupakan warga lokal.

Untuk antisipasi perlu dilakukan tracking atau penjejakan untuk mencegah penyebaran Covid-19 semakin meluas.

”Ada rencana perusahaan akan melakukan tracking terhadap 1.000 karyawannya. Namun, tentu saja hal ini harus dilakukan secara bertahap disebabkan keterbatasan tenaga kesehatan,” katanya.

“Selain itu, dari Pemerintah Kabupaten Karimun bersama Tim Penanganan Covid-19 Kabupaten Karimun juga sudah mengirimkan surat ke perusahaan yang bersangkutan untuk menyiapkan satu lokasi yang akan dijadikan tempat isolasi
mandiri jika klaster dari perusahaan meningkat,” paparnya lagi.

Kemudian, tambah Rachmadi, dalam surat tersebut pemerintah kabupaten juga meminta agar perusahaan menyiapkan bantuan sembako untuk karyawannya yang menjalani isolasi mandiri akibat terpapar Covid-19.

Saat ini, pihaknya sedang menunggu surat balasan dari pihak perusahaan. Dia berharap dalam mencegah penyebaran Covid-19 di Kabupaten Karimun bisa ditangani bersama-sama dari seluruh lapisan masyarakat.

Menyinggung tentang jumlah kasus positif Covid-19, Rachmadi menyebutkan terjadi peningkatan yang cukup banyak dalam dua hari terakhir.

”Dalam dua hari jumlah kasus baru sebanyak 128 orang yang positif. Merupakan rekor baru, setelah pekan lalu dalam
6 hari 130 kasus. Yakni, Sabtu (22/5) ada 45 kasus dan kemarin bertambah banyak lagi menjadi 83 kasus. Selain
itu, yang sembuh dalam dua hari 20 orang. Total kasus aktif saat ini 285 kasus,” jelasnya.

Paling banyak kasus baru di Kecamatan Meral dengan jumlah 34 kasus. Kemudian disusul Kecamatan Karimun 15 kasus, Tebing 13 kasus, Kundur dan Kundur Barat masing-masing 6 kasus. Kecamatan Kundur Utara 4 kasus, Meral Barat 4 kasus dan Kecamatan Ungar 1 kasus.(jpg)