Selasa, 28 April 2026

Kasus Covid-19 Tinggi, Batam Mengkhawatirkan

Berita Terkait

batampos.co.id – Jumlah kasus positif Covid-19 di Kota Batam terus bertambah. Berdasarkan data Satuan Tugas Penanganan Covid-19 dan Pemulihan ekonomi Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) dalam empat hari terakhir, terdapat 268 kasus terkonfirmasi positif, dimana tiga orang di antaranya meninggal dunia.

Berdasarkan data yang diterima Batam Pos dari Ketua Harian Satuan Tugas Penanganan Covid-19 dan Pemulihan ekonomi Provinsi Kepri, H TS Arif Fadillah, dalam empat hari terakhir, terjadi peningkatan signifikan kasus terkonfirmasi positif.

Pada 20 Mei 2021 lalu, tercatat 80 orang warga Batam dinyatakan positif. Pada 21 Mei, terdapat penambahan 65 orang. Sedangkan pada 22 Mei, ada penambahan 46 orang positif, serta Minggu (23/5) sebanyak 59 orang positif.

Tim Satuan Tugas Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Provinsi Kepri, juga mencatat dalam empat hari terakhir tersebut, 20-23 Mei, tiga warga Batam dinyatakan meninggal dunia akibat terpapar Covid-19.

Sedangkan pasien sembuh juga meningkat. Dalam empat hari tersebut terdapat 149 orang dinyatakan sembuh.

Sementara itu, Ketua Bidang Kesehatan Tim Gugus Covid-19 Kota Batam, dr Didi Kusmarjadi, SPoG, Minggu (23/5)
menyampaikan, keseluruhan kasus tersebut merupakan terkonfirmasi tanpa gejala.

“Ya, ada penambahan kasus baru lagi sebanyak 59 kasus (data Minggu, 23/5, red),” ujar Didi, seperti yang diberitakan Harian Batam Pos, edisi Senin (24/5/2021).

Menurutnya, dengan penambahan kasus ini maka secara keseluruhan jumlah kasus di Kota Batam telah mencapai
8,249, terhitung sejak diumumkan pasien pertama terinfeksi Covid-19 pada pertengahan tahun lalu.

Selain penambahan kasus baru, tim gugus tugas juga mencatat pada Minggu (23/5) ada penambahan 54 orang
pasien sembuh. Sehingga, total pasien sembuh secara keseluruhan berjumlah 7.392 orang atau rasio tingkat kesembuhan berada di angka 89,6 persen.

Adapun pasien meninggal hingga saat ini sudah mencapai 177 orang dengan rasio tingkat kematian sebesar 2,146 persen.

Sementara itu, jumlah pasien yang sedang menjalani perawatan juga bertambah. Di mana dalam beberapa hari terakhir berjumlah 680 orang.

Pasien yang dirawat sebagian besar menjalani isolasi mandiri sebanyak 451 orang. Sisa dirawat di Rumah Sakit Awal
Bros 49 orang, Rumah Sakit Elisabeth Batam Kota 39 orang, dan 35 orang lainnya di RSUD Embung Fatimah.

Kecamatan Sekupang saat ini jadi daerah dengan jumlah kasus tertinggi, dimana 154 orang dirawat. Disusul Kecamatan Batam Kota sebanyak 134 orang, dan Kecamatan Lubukbaja 94 orang.

Selain itu, Batuaji juga mengalami peningkatan jumlah kasus, yakni 80 orang dan Kecamatan Nongsa 68 orang. Kemudian Kecamatan Bengkong 49 orang. Sagulung 36 orang, Kecamatan Batuampar 29 orang, dan Kecamatan Seibeduk 25 orang.

Dengan data tersebut, semua kecamatan di mainland Batam masih berstatus zona merah atau di atas 21 kasus.
Tim Gugus Tugas Covid-19 Kota Batam juga mencatat, hingga saat ini sudah 6.616 Pekerja Migran Indonesia
(PMI) dirawat atau dikarantina di sejumlah rumah susun sewa (rusunawa) baik milik Pemko dan BP Batam.

Rinciannya, 2.445 di Rusunawa BP Batam, 3.369 di Rusunawa Pemko, serta 802 di Rusunawa Pemko Batam di Perumahan
Putra Jaya.

“PMI yang positif Covid-19 berjumlah 462 orang atau 6,09 persen,” tambah Didi.

Adapun mereka yang positif Covid-19 ini, 41 orang di antaranya dirawat di RSKI Galang. Rinciannya 35 orang pria dan
6 orang wanita.(jpg)

Update