batampos.co.id – Pergerakan kasus Covid-19 terus terjadi di kalangan aparatur sipil negara (ASN). Berdasarkan data terbaru, sebanyak 163 ASN/PNS sudah terpapar Covid-19.
Ini diakui Wali Kota Batam, Muhammad Rudi. Dia menyebutkan beberapa pejabat di lingkungan Pemko Batam memang terpapar virus Covid-19.
Kendati demikian, pihaknya belum memberlakukan work from home (WFH) bagi ASN. Namun untuk mengantisipasi di lingkungan ASN, Rudi sudah meminta kepada kepala organisasi perangkat daerah (OPD) untuk mengatur pegawai yang ada di bawah tanggung jawab mereka.
Solusi yang bisa digunakan adalah mengatur jam pekerjaan pegawai yang akan bertugas di dalam ruangan dan di luar
ruangan.
”Nanti diatur saja sebagian ke lapangan, dan sebagian lagi di kantor. Nanti di-rolling aja untuk penugasan pegawainya,” ujarnya.
Rudi menambahkan, kebijakan tidak WFH ini karena saat ini banyak tugas yang harus sudah diselesaikan. Mendekati semester pertama ini pegawai harus menyelesaikan tugas mereka.
Terutama untuk pelayanan publik terkait pengurusan perizinan dan lainnya.
”Selain itu, Juni nanti sudah mulai berlaku PP Nomor 41. Jadi butuh pegawai untuk mendukung jalannya aturan
tersebut. Maka soal WFH ini belum akan diberlakukan,” imbuhnya.
Untuk itu, ia meminta kepada seluruh ASN patuhi protokol kesehatan, dan membantu pemerintah dalam sosialisasi terhadap protkes mulai dari lingkungan keluarga, kerja, dan lainnya.(j
