Kamis, 30 April 2026

12 Pasar di Batam Diawasi Tim Terpadu

Berita Terkait

batampos.co.id – Tim terpadu Kota Batam memperketat tindakan pendisiplinan terhadap pelanggar protkes, baik pribadi maupun pengusaha tempat makan mulai Juni ini.

Pengawasan direncanakan dengan turun tiga kali dalam sehari. Kepala Satpol PP Batam, Salim, mengatakan, pengawasan akan kembali menyasar pelanggar protkes.

Warga yang melanggar kembali diberikan surat peringatan hingga pelaksanaan sanksi sosial.

”Juni ini akan berbeda. Kalau Mei kemarin fokus ke tempat pelaku usaha karena terjadi keramaian, sehingga pelanggar pribadi tidak terlalu kena tindakan disiplin,” kata dia, Selasa (1/6/2021) seperti yang diberitakan Harian Batam Pos.

Ia menjelaskan, pengaturan tim terpadu yang beroperasi siang akan fokus pada pelanggar pribadi, sedangkan malam lebih kepada pusat keramaian seperti tempat makan, kafe, tempat hiburan dan lainnya.

Personel Satpol PP Kota Batam mengimbau kepada masyarkat yang sedang melakukan aktivitas jual-beli di pasar kawasan Kecamatan Sei Beduk unutk mematuhi protokol kesehatan. Salah satunya menggunakan masker. Foto: Salim untuk batampos.co.id

Salim menambahkan, penindakan kepada pelanggar pribadi ini cukup efektif dalam menekan penyebaran Covid-19.

Mereka yang tidak pakai masker akan ditindak tegas seperti sebelumnya.

Tim terpadu terdiri dari tingkat kota dan Tim Gugus kecamatan. Hal ini diharapkan bisa menekan penyebaran hingga tingkat paling bawah sekaligus.

Terkait pelanggaran di pasar, mantan Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika ini mengungkapkan, sudah ada tim dari provinsi yang bertugas langsung di pasar.

Ia menyebutkan, ada 12 pasar di Kota Batam yang diawasi yakni:

1. Pasar Bida Trade Piayu

2. Pasar Penuin

3. Pasar Tos 3000

4. Pasar Hang Tuah Nongsa

5. Pasar Botania 2

6. Pasar Nasa Poin Dapur 12

7. Pasar Botania 1

8. Pasar Mega Legenda

9. Pasar Seiharapan

10. Pasar Aviari

11. Pasar Tiban Center

12. Pasar Angkasa Bengkong.

”Tim ini bekerja sejak Mei hingga akhir Juni. Mereka stay (berada) di pasar. Sektor esensial ini memang cukup sulit ditertibkan. Bahkan kalau ada kasus, lokasi tidak bisa ditutup karena menyangkut kebutuhan orang banyak. Makanya kami hanya mengimbau protkes dan 5M,” terangnya.

Salim mengimbau masyarakat Kota Batam tetap memakai masker, baik itu pedagang, penjaga toko, maupun pembeli. Sehingga, Covid-19 bisa ditekan penyebarannya.

”Kalau disiplin pasti tak ada kasus di pasar,” tutupnya.(jpg)

Update