Jumat, 17 April 2026

Jokowi Diminta Telpon Raja Arab Saudi Agar Indonesia Dapat Kuota Haji

Berita Terkait

batampos.co.id – Anggota Komisi VI DPR Andre Rosiande bersyukur akhirnya vaksin Covid-19 Sinovac yang digunakan oleh Indonesia telah memperoleh izin darurat penggunaan dari Organisasi Kesehatan Dunia (WHO).

Sehingga hal ini membuka peluang Indonesia bakal mendapatkan jatah kuota haji dari pemerintah Arab Saudi pada 2021 ini.

“Sinovac sudah mandapatkan setifikat dari WHO per tanggal 1 Juni sesuai dengan hari Kesaktian Pancasila,” ujar Andre dalam rapat dengan Menteri BUMN Erick Thohir di Komisi VI, Gedung DPR, Jakarta, Kamis (3/6).

Oleh sebab itu, politikus Partai Gerindra ini meminta Erick Thohir segera melaporkan ke Presiden Joko Widodo (Jokowi) dengan meminta supaya kepala negara tersebut bisa melobi Raja Arab Saudi Salman bin Abdulazis Al Saudi.

Hal ini dilakukan, supaya Indonesia mendapatkan jatah kuota haji oleh pemerintah Arab Saudi pada 2021 ini. Ini dilakukan mengingat waktu pelaksanaan ibadah haji tinggal satu setengah bulan lagi.

“Saya minta Pak Menteri berbicara segera dengan Presiden Jokowi. Agar Presiden Jokowi menelpon Raja Arab Saudi,” katanya.

Karena dengan adanya izin darurat vaksin Sinovac oleh WHO tersebut dan Indonesia adalah negara terbesar penyumbang jamaah. Maka sudah sepatutnya Indonesia bisa mendapatkan kuota haji tersebut.

“Bagaimana pun umat Indonesia adalah umat Islam terbesar di dunia. Tidak elok umat terbesar di dunia tidak mendapatkan kuota haji,” ungkapnya.

Diketahui, sampai saat ini pemerintah Arab Saudi belum memberikan jatah kuota haji 2021 ini kepada negara-negara lain termasuk Indonesia.

Menteri Agama (Menag) Yaqut Cholil Qoumas dan Komisi VIII DPR juga bakal memutuskan nasib penyelenggaran ibadah haji 2021 pada siang ini.(jpg)

Update