batampos.co.id – Pekerja Migran Indonesia (PMI) yang dikarantina di Kota Batam hingga saat ini berjumlah 329 orang.

Ketua Bidang Kesehatan Gugus Tugas Covid-19 Kota Batam, Didi Kusmarjadi, mengatakan, para PMI tersebut dikarantina di tiga rumah susun (Rusun) milik BP dan Pemko Batam.

“Di Rusun Pemko Batam jumlah awalnya 205 orang, terdiri dari 115 laki-laki dan 90 perempuan. Yang sudah pulang 120 orang, terdiri dari 52 laki-laki dan 68 perempuan. Saat ini sisanya 83 orang,” ujarnya, Kamis (3/6/2021).

Menteri Perhubungan, Budi Karya Sumadi (kemeja biru pakai topi) saat berbincang dengan salah seorang PMI di Pelabuhan Batam Center, Kota Batam beberapa waktu lalu. Foto: Pemko Batam

Selain itu lanjutnya di Rusun BP Batam saat ini terdapat 160 PMI. Terdiri dari 117 laki-laki dan 43 perempuan.

“Di Rusun Pemko Putra ada 84 PMI terdiri dari 62 laki-laki dan 22 perempuan,” jelasnya.

Ia menjelaskan, PMI yang dikarantina didata terpisah dengan warga Kota Batam yang terkonfirmasi positif Covid-19.

“Laporan positif PMI tersendiri, tidak masuk dalam data positif Kota Batam,” jelasnya.(esa)