Senin, 4 Mei 2026

1.189 JCH Kepri Batal Berangkat Haji

Berita Terkait

batampos.co.id – Kementerian Agama (Kemenag) akhirnya kembali memutuskan membatalkan penyelenggaraan haji. Sama seperti tahun lalu, pertimbanganya karena tak kunjung ada kepastian pemberian kuota dari Arab Saudi. Sehingga ada setengah juta calon jemaah haji Indonesia yang tertunda keberangkatannya.

Kuota tetap jemaah haji Indonesia adalah 221 ribu orang. Tetapi Arab Saudi sering tiba-tiba memberikan kuota tambahan. Seperti pada penyelenggaraan haji 2019 lalu kuota Indonesia ditambah jadi 231 ribu orang. Dengan adanya pembatalan haji dalam dua tahun berturut-turut maka sekitar setengah juta calon jemaah haji Indonesia tertunda keberangkatannya.

Keputusan pembatalan haji tertuang dalam Keputusan Menteri Agama (KMA) 660/2021. Dampak dari pembatalannya haji itu tentu antrean haji semakin panjang. Sebab jemaah yang berada di antrean terdepan tidak bisa berangkat. Sementara di bagian ekor antreannya, jumlahnya semakin banyak. Sebab meskipun tidak ada pemberangkatan haji, pemerintah tetap menerima pendaftaran haji.

Sementara itu, imbas pembatalan penyelenggaraan haji oleh pemerintah, juga berdampak terhadap 1.189 jemaah calon haji (JCH) dari Provinsi Kepri yang tidak dapat berhaji tahun ini.

”Iya, pemerintah melalui Kementerian Agama menerbitkan keputusan Menag RI Nomor 660 Tahun 2021 tentang Pembatalan Keberangkatan Jemaah Haji pada Penyelenggaraan Ibadah Haji Tahun 1442 H/2021 M,” ujar Kepala Kantor Wilayah Kemenag Provinsi Kepri, Mahbub Daryanto, Kamis (3/6) di Tanjungpinang.

Dia menjelaskan, pemerintah Arab Saudi sampai sejauh ini baru membuka pintu bagi 11 negara. Ke-11 negara tersebut antara lain; Amerika Serikat, Jepang, hingga Uni Emirat Arab. Tak ada Indonesia dalam daftar tersebut.

Ia berharap, semua JCH Provinsi Kepri yang kembali tertunda untuk menunaikan rukun Islam kelima tersebut, diberikan kesehatan dan umur panjang. Sehingga dapat menunaikan ibadah haji pada tahun-tahun mendatang.

“Artinya, ini tahun kedua bagi JCH Provinsi Kepri batal berhaji karena pandemi Covid-19. Semoga wabah ini segera berlalu, sehingga tahun depan pemerintah Arab Saudi sudah membuka pintu bagi Indonesia,” kata Mahbub.(*/jpg)

Update