batampos.co.id – Kepala Kantor Kemenag Batam, Zulkarnain Umar, membenarkan 627 Jamaah Calon Haji (JCH) asal Batam batal berangkat tahun ini karena otoritas Saudi tak memberi kuota untuk Indonesia.

Padahal, sejatinya, pemberangkatan JCH sudah bisa dimulai awal Juli tahun ini.

”Iya, sudah ada putusan tadi siang, didapatkan hasil bahwa tahun ini tak ada yang berangkat haji,” ujarnya seperti yang diberitakan Harian Batam Pos edisi Jumat (4/6/2021).

Berdasarkan kuota yang diterima setiap tahunnya, Batam memberangkatkan kurang lebih 627 JCH ke Tanah Suci.

Akibat pembatalan ini masa tunggu JCH saat ini mencapai 20 tahun.

Ilustrasi. Jemaah Calon Haji (JCH). Thaun ini ada 627 JCH asal Kota Batam yang batal berangkat ke tanah suci. Foto: Cecep Mulyana/batampos.co.id

”Jadi kalau daftar saat ini, JCH bisa berangkat paling cepat itu tahun 2041 mendatang,” ujarnya.

Terkait pengembalian dana haji, menurutnya, bagi JCH yang ingin membatalkan keberangkatan bisa langsung datang ke kantor untuk pengajuan pembatalan.

Pihaknya mengimbau kepada JCH untuk bersabar atas keadaan ini. Ia berharap kondisi segera pulih, sehingga pelaksanaan haji bisa kembali terlaksana.

”Sekarang, semua hanya bisa bersabar, sebab seluruh dunia tidak bisa memberangkatkan jemaah mereka untuk menunaikan ibadah haji. Kondisi ini tidak saja terjadi di Indonesia, namun seluruh dunia,” tuturnya.

Zulkarnain menyebutkan hingga saat ini daftar tunggu sudah mencapai 14.849 dengan masa tunggu mencapai 20 tahun.

Pendaftaran JCH terus bertambah, apalagi terjadinya pembatalan selama dua tahun berturut-turut.

”Karena pendaftaran terus diterima, sedangkan yang berangkat sudah dua tahun tidak ada,” imbuhnya.(jpg)