batampos.co.id – Kasus Covid-19 di Provinsi Kepri semakin menggila, khususnya di Kota Batam. Hingga Sabtu (5/6), tercatat sudah 18.466 warga Kepri tertular virus corona, dengan angka kematian terus bertambah yang hingga kini
sudah mencapai 407 orang.
Khusus di Kota Batam, dalam tiga hari (Jumat-Minggu, 4-6 Juni), tercatat ada 357 penambahan kasus baru, mayoritas bergejala. Rinciannya, Jumat (4/6) 180 kasus, Sabtu (5/6) 122 kasus, dan Minggu (6/6) sebanyak 55 kasus baru.
Tidak hanya itu, setiap harinya angka kematian terus bertambah. Jika pada Sabtu (5/6/2021) jumlah 217 orang kini naik menjadi sehingga total menjadi 218 orang.
”Kasus Covid-19 di Kota Batam terus bertambah. Tercatat, sepanjang tiga hari terkahir ini bertambah 357 kasus positif,” ujar dr Didi Kusmarjadi SPoG, Ketua Bidang Kesehatan Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19, seperti yang diberitakan Harian Batam Pos edisi Senin (7/6/2021).
Pria yang juga menjabat Kepala Dinas Kesehatan Kota Batam ini menyebutkan, keseluruhan jumlah pasien positif Covid-19 di Kota Batam dari awal terdeteksi hingga kemarin, berjumlah 9.950 orang.
Didi menyebutkan, sebanyak 941 orang di antaranya masih menjalani isolasi mandiri di rumah masing-masing, dan banyak juga yang dirawat di sejumlah rumah sakit rujukan Covid-19 di Kota Batam. Termasuk mereka yang dikarantina di Asrama Haji Batam.

”Penambahan kasus cukup tinggi. Jadi, mari patuhi protkes,” imbaunya.
Tim Gugus Tugas Covid-19 Kota Batam juga mencatat, sebanyak 8.791 pasien Covid-19 dinyatakan sembuh dengan rasio tingkat kesembuhan sebesar 88,352 persen.
Tingkat Kasus aktif sebesar 9,457 persen, dan tingkat kematiannya sebesar 2,191 persen. Korban yang meninggal
akibat Covid-19 ini sebagian besar adalah mereka yang bergejala.
Namun begitu, ada juga pasien yang meninggal tidak bergejala. Adapun usia korban meninggal paling banyak berusia 46 tahun sampai dengan 55 tahun.
Sedangkan di posisi kedua usia 56 tahun sampai 65 tahun. Sedangkan untuk kecamatan dengan kematian tertinggi ialah Kecamatan Batam Kota dengan 56 orang.
Selanjutnya, Kecamatan Sekupang 26 orang, dan Lubukbaja 25 orang, Sagulung 20 orang, serta Bengkong sebanyak 19 orang.
Tim Gugus Tugas Covid-19 Kota Batam juga mengkonfirmasi bahwa 164 orang saat ini tengah menjalani karantina di Asrama Haji Batam di Batam Center, 480 lainnya isolasi mandiri di rumah, dan 51 orang di Rumah Sakit
Awal Bros, 46 orang di Rumah Sakit Khusus Infeksi (RSKI), dan 44 di rumah sakit Bhayangkara.
”Mereka yang dirawat umumnya yang bergejala. Bagi yang tidak bergejala isolasi mandiri di rumah,” jelasnya.
Jika dikategorikan dengan jenis kelamin, sebanyak 5.187 orang laki-laki di Batam terkonfirmasi positif Covid-19. Dimana 465 orang sedang dirawat, 121 orang meninggal dan 4.601 orang sembuh.
Sementara perempuan tercatat 4.763 orang positif Covid-19. Dimana 476 orang dirawat, 97 orang meninggal dan 4.190 orang sembuh.
Sampai kemarin, Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Kota Batam telah memeriksa 36.526 RT-PCR (Reverse transcription-Polymerase Chain Reaction), dengan hasil 26.499 negatif dan 9.950 lainnya positif, sedangkan 77 sampel lain masih dalam proses.
Sementara bila melihat jumlah yang sudah di-rapid test mencapai 38.614 orang dengan rapid test reaktif berjumlah 3.302 orang.(jpg)
