batampos.co.id -Setelah melakukan pembongkaran kios dan rumah yang berada di Simpang Tembesi, Pemko Batam juga akan menata beberapa kawasan lainnya.

Wali Kota Batam, Muhammad Rudi, mengatakan, kesadaran kolektif merupakan kunci utama menyongsong Batam yang lebih maju.

“Kesadaran bersama dan merasa memiliki Batam ini tentu sangat penting,” ujarnya, saat meninjau Simpang Barelang, Senin (7/6/2021).


Ia mengungkapkan, pembangunan Batam terus berlanjut. Kesadaran yang sama juga diperlukan terkait pembangunan-pembangunan lainnya.

Tidak hanya Simpang Barelang, simpang lain yang juga ditata. Seperti Simpang Basecamp, Simpang Bengkong Seken, Simpang Fanindo dan lain-lain yang dilakukan secara bertahap.

Salah seorang pemilik kios di Simpang Barelang dibantu personel Satpol PP mengangkut seng dan kayu miliknya saat tim terpadu melakukan pembongkaran. Foto: Salim untuk batampos.co.id

“Kalau sudah kompak, pembangun kota yang kita cintai ini akan berjalan dengan cepat dan akhirnya ekonomi Batam akan tubuh lebih cepat,” katanya.

Rudi berterimakasih kepada para pedagang maupun warga di sekitar Simpang Tembesi yang bersedia untuk pindah ke lokasi yang telah disepakati.

“Saya ucapkan terimakasih kepada saudara kita yang telah ikhlas pindah. Tidak lain yang kita bangun hari ini untuk mereka juga sebenarnya,” ujarnya.

Penataan Simpang Barelang dilakukan untuk memudahkan akses menuju kawasan wisata di Rempang-Galang dan juga menuju Batuaji-Sagulung.

Pembangunan yang dilakukan di kawasan tersebut meliputi pembangunan bundaran, penyesuaian elevasi (kemiringan) jalan, hingga pelebaran setiap sisi simpang hingga lima lajur (pengerjaan bertahap).

“Kalau sudah dilebarkan apalagi dibuat bundaran pasti lancar lalulintasnya. Ini sangat membantu masyarakat,” kata seorang warga Sagulung, Bobi.(*/esa)