Kamis, 23 April 2026

Ini Penjelasan Menag Soal Keputusan Pembatalan Haji

Berita Terkait

batampos.co.id – Pemerintah Arab Saudi belum memberikan kepastian kuota haji untuk seluruh negara. Namun, Pemerintah Indonesia terlebih dahulu membatalkan pemberangkatan jamaah haji 2021.

Pengambilan keputusan itu banyak menimbulkan pertanyaan, Menteri Agama (Menag) Yaqut Cholil Qoumas pun memberikan penjelasan. Kata dia, hal ini sudah melalui perhitungan yang matang, apalagi tidak bisa serta merta langsung memberangkatkan jamaah haji begitu saja.

“Jadi gini, kira-kira kalau Pemerintah Saudi memutuskan (kuota), kita tiba-tiba bisa langsung berangkat gitu, bisa nggak, kalau mau ke bali, bisa nggak mau berangkat, kan harus packing segala macem,” jelas dia di kantornya, Rabu (9/6).

“Kita sudah semua disiapkan, kita semua sudah siap 100 persen pemberangkatan, tapi yang di Saudi gimana, kan itu harus sign contract macam-macam, kita mau sign contract gimana, wong kuota belum diberikan,” sambungnya.

Apalagi juga untuk penerbangan internasional, Indonesia masih dalam daftar suspend (penahanan). Jadi, kembali ia menegaskan bahwa pemerintah mempertimbangkan segala sesuatunya dengan matang.

“Penerbangan di-suspend di sana, ini clear jelas, satu-satunya pertimbangan pemerintah adalah menjaga keamanan, kesehatan dan keselamatan jamaah haji, tidak ada yang lain, kita lebih menyayangi jamaah haji, nyawa keselamatan jamaah haji,” terang dia.

Di waktu yang sama, Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Muhadjir Effendy juga mengatakan, tidak ada masalah antara Indonesia dengan Arab Saudi.

“Tidak ada masalah diplomasi, tidak ada masalah isu kuota, vaksin, termasuk dana itu sudah clear dan saya sudah ke BPKH untuk memastikan bahwa semua aman. Pertimbangan (pembatalan) itu hanya satu, yaitu demi kemaslahatan dan keamanan jamaah kita, lalu persiapan juga, waktunya terlalu mepet kalau jamaah haji tahun ini bisa dilaksanakan,” tandasnya.(jpg)

Update