Selasa, 28 April 2026

Server Down, Orangtua Kesulitan Daftar PPDB

Berita Terkait

batampos.co.id – Hari pertama dibukanya pendaftaran peserta didik baru (PPDB) online jenjang Sekolah Dasar
(SD) negeri, banyak orangtua yang mengeluh karena kesulitan mendaftarkan anaknya melalui situs web atau website
resmi http://ppdbbatam.id/.

Bahkan, hingga pukul 12.00 WIB, website tak kunjung bisa diakses karena peladen atau server mati (down). Sejumlah orangtua siswa mengaku kesal dengan kejadian itu.

”Dari pukul 08.00 WIB sampai sekarang saya buka masih error (gangguan). Padahal ini (kemarin) hari pertama penerimaan PPDB,” ujar Anton, salah satu orangtua calon siswa, Selasa (8/6/2021) seperti yang diberitakan Harian Batam Pos.

Warga Tanjungriau, Sekupang, itu mengaku, awalnya mencoba mengakses situs PPDB SD melalui ponsel pintar. Namun, lantaran tak bisa masuk, ia kemudian mencoba mengaksesnya melalui warung internet (warnet), tetapi hasilnya tetap sama.

”Kirain jaringan hp (ponsel), tapi di warnet pun masih tetap sama,” sesalnya.

Hal senada juga dikatakan Wahyuni, warga Sekupang. Ia mengaku langsung mendatangi sekolah lantaran tak kunjung bisa masuk ke website PPDB.

Di sekolah, ibu dua anak itu mendapat informasi bahwa jaringan bermasalah.

”Kirain saya saja yang enggak bisa masuk. Pas datang ke sekolah memang semua orangtua enggak bisa mengakses karena jaringan bermasalah,” ungkap wanita berkerudung tersebut.

Sementara itu, Hamdan, ketua panitia PPDB di SDN O8 Sekupang, membenarkan ada masalah di peramban ppdbbatam.id, sehingga tidak bisa diakses.

”Ya, memang ada kendala jaringan,” ujarnya.

Hamdan mengaku, sampai saat ini baru dua orang calon siswa yang mendaftar di SDN 08 Sekupang. Itupun, datanya belum diverifikasi lantaran terkendala jaringan.

”Tadi (kemarin) pagi sebentar aja (diakses). Habis itu tidak bisa sama sekali,” tuturnya.

Hingga kemarin sore, belum ada informasi dari Dinas Pendidikan mengenai penyebab matinya server PPDB. Bahkan,
tidak sedikit orangtua yang mempertanyakan langsung kepada dirinya.

”Kebetulan nomor hp saya tempel di pintu masuk. Jadi banyak yang menghubungi, kenapa situs enggak bisa masuk dan diakses. Belum ada informasi dari Disdik,” sebut Hamdan.

Pendaftaran PPDB SDN sendiri dibuka dari tanggal 8 Juni sampai 15 Juni 2021 mulai pukul 08.00 WIB. Di SDN 08 Sekupang, berencana menerima empat rombel dengan masing-masing kelas berisikan 36 orang. Total siswa yang diterima berjumlah 144 orang.

”Ada tiga jalur masuk, yakni domisili (zonasi), siswa tak mampu, dan jalur prestasi,” jelasnya.

Sedangkan panitia PPDB SDN 001 Sekupang, Agus, mengatakan, sampai hari ini baru dua orang calon siswa yang mendaftar di sekolahnya.

Hal ini lantaran jaringan bermasalah sejak pagi yang menyebabkan orangtua siswa tidak bisa mengakses maupun
memasukan data anaknya ke website ppdbbatam.id.

”Baru dua, kita tunggu sampai hari ini (kemarin, red). Kalau sampai sore enggak bisa berarti memang jaringan
operator bermasalah,” ujarnya.

Agus mengaku, jaringan ini bisa saja bermasalah karena pada hari pertama PPDB ini banyak orangtua yang mengakses situs tersebut. Sehingga, jaringan menurun dan tidak mampu diakses orangtua siswa.

”Sekitar pukul 08.00 WIB sudah bermasalah dan enggak bisa diakses,” katanya.

Agus juga membenarkan bahwa ada orangtua yang datang ke sekolah mempertanyakan jaringan PPDB yang bermasalah tersebut.

”Hanya bertanya, setelah kami klarifikasi mereka menerima kalau jaringan bermasalah,” ujarnya.

”Belum ada verifikasi dinas,” sebut Agus lagi.

Sedangkan di wilayah Sagulung, sulitnya mengakses laman pendaftaran online membuat panitia PPDB sekolah banjir keluhan dari orangtua.

Meski begitu, panitia juga tak bisa berbuat banyak sebab gangguan teknis server PPDB ini terjadi secara menyeluruh
se-Kota Batam.

”Dari pukul 07.00 WIB, saya coba masuk ke website PPDB tapi tak bisa. Pikirnya ponsel saya yang bermasalah, rupanya semua orangtua yang mau mendaftarkan anaknya sama tak bisa akses website PPDB itu. Saya cek ke sekolah memang servernya bermasalah,” ujar Januar, warga yang akan mendaftarkan anaknya di Kaveling Saguba, Sagulung.

Kepala SDN 08 Sagulung, Karmila, menyebut baru satu siswa yang bisa mendaftar hingga pukul 12.00 WIB, namun berkas pendaftaran belum bisa diverifikasi karena gangguan server.

”Iya, se-Kota Batam semua gangguan. Belum bisa daftar lagi,” ujar Karmila.

Update