batampos.co.id – Wakil Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, meminta orangtua yang belum berhasil mendaftarkan anaknya di sekolah yang dituju, untuk bersabar. Hal ini karena kemampuan link pendaftaran yang disediakan Dinas Pendidikan (Disdik) tidak sanggup menampung pendaftar yang mencapai ribuan dalam waktu bersamaan.

”Alhamdulillah, Disdik sudah menambah dua link (pranala) lagi, jadi orangtua bisa daftar di link tersebut. Total ada tiga link untuk pendaftaran SDN ini. Jadi orangtua tak usah khawatir lagi,” kata dia, Rabu (9/6).

Adapun, dua link baru tersebut dapat diakses untuk pendaftar sesuai pengelompokan kecamatan. Untuk link, https://svr2.ppdbbatam.id, dapat diakses bagi pendaftar di wilayah Sagulung, Nongsa, Lubukbaja, dan Batuaji. Sedangkan untuk link, https://svr3.ppdbbatam.id, diperuntukkan bagi pendaftar di wilayah Batam Kota, Bengkong, Seibeduk, Batuampar dan Sekupang.


Ia menyebutkan, total pendaftar PPDB SD negeri mencapai 9.869 di waktu yang bersamaan, sehingga orangtua kesulitan mengakses atau masuk ke link pendaftaran.

Sistem mengalami kendala, karena banyaknya pendaftar yang mencoba log-in (masuk) ke link tersebut.

”Memang ramai sekali yang akan masuk. Tapi saya rasa tidak ada masalah sekarang, sebab panitia sudah melakukan perbaikan dan menambah link pendaftaran,” ujarnya.

Mengenai kemampuan server PPDB, Amsakar mengatakan, Disdik sudah melakukan perbaikan dan peningkatan. Terkait persoalan teknis penggunaan server ini, menurutnya itu menjadi tanggung jawab Disdik Batam sebagai pihak yang berwenang terhadap PPDB.

Setiap tahun, persoalan PPDB online selalu terjadi seperti ini. Karena itu, ke depan ia mengharapkan ada evaluasi termasuk soal pemilihan server yang akan digunakan demi mempermudah pelaksanaan PPDB.

”Jangan lagi ada orangtua yang mengeluh soal pendaftaran. Walaupun akhirnya Disdik menambah link pendaftaran, namun tetap harus dievaluasi yang seperti ini, agar tidak terulang lagi,” sebutnya.

Amsakar menambahkan, PPDB dibuka hingga tanggal 15 Juni mendatang. Sehingga, rentang waktu yang cukup panjang ini, orangtua masih berkesempatan mendaftarkan anak mereka.

Penerimaan tetap menggunakan sistem zonasi, dan ketentuan calon siswa yang diterima juga sudah diatur. ”Pertama dibuka untuk SD dulu, dan masih ada waktu cukup panjang. Jadi tidak usah khawatir,” imbaunya.

Lanjutnya, dengan penambahan dua link pendaftaran baru, persoalan tidak bisa mengakses mulai terselesaikan dengan baik. Sekarang, tinggal bagaimana sistem seleksi dilakukan sesuai dengan ketentuan yang sudah diatur.

Terkait daya tampung, Amsakar mengatakan, sesuai laporan Disdik Batam, jumlah rombongan belajar (rombel) sekolah swasta dan negeri sanggup untuk menampung lulusan TK yang ada saat ini.

”Sekarang ini kita terima saja dulu pendaftaran. Soal penerimaan dan lolos seleksi, nanti akan diumumkan langsung oleh Disdik,” katanya. (*/jpg)