batampos.co.id – Warga Kota Batam yang terkonfirmasi positif Covid-19 terus bertambah. Angka hariannya kembali di atas 100 orang. Ironisnya, mayoritas bergejala.

Berbading terbalik dengan kondisi di awal Covid-19 menyebar tahun lalu di Batam yang mayoritas orang tanpa gejala
(OTG).

Kondisi ini bisa dilihat dari data kasus harian yang masuk ke Tim Gugus Tugas Covid-19 Kota Batam. Pada Rabu (9/6/2021) kemarin, ada penambahan 160 kasus positif baru.


Dari 160 orang positif, 100 kasus bergejala, 58 kasus tanpa gejala, dan dua kasus konfirmasi kontak. Begitupun pada Selasa (8/6) lalu. Dari 164 kasus positif, 107 bergejala dan hanya 40 tanpa gejala.

Bahkan, pada Senin (7/6) lalu, dari 151 kasus positif, 117 bergejala dan 33 tanpa gejala. Begitupun dengan kasus-kasus sebelumnya, sejak 2021, kasus bergejala cenderung meningkat.

”Update per hari ini (kemarin, red) memang terjadi penambahan 160 pasien baru dan ada kecenderungan pasien bergejala
lebih banyak,” ujar Ketua Bidang Kesehatan Tim Gugus Covid-19 Batam, dr Didi Kusmarjadi, SPoG, seperti yang diberitakan Harian Batam Pos.

Dengan penambahan 160 kasus baru, maka jumlah kasus Covid-19 di Kota Batam telah mencapai angka 10.525
orang. Karena banyak yang bergejala, maka otomatis jumlah pasien yang dirawat juga mengalami penambahan.

”Yang dirawat berjumlah 1.010 orang,” sebut pria yang juga

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Batam itu. Pasien yang dirawat sebagian besar menjalani isolasi mandiri di rumah dengan jumlah 465 orang.

Selain itu, ada 203 orang dirawat di Asrama Haji Batam, Batam Center, 66 orang di Rumah Sakit Awal Bros, serta 55 orang lainnya di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Embung Fatimah di Batuaji.

Dengan penambahan kasus baru ini, maka tingkat kasus aktif Covid-19 di Kota Batam mencapai 9,688 persen. Tingkat kematian 2,110 persen, serta tingkat kesembuhannya saat ini berada di angka 88,201 persen.

Selain itu, kasus kematian pasien Covid-19 di Kota Batam ini tercatat sebanyak 220 orang. Sebagian besarnya terkonfirmasi bergejala atau memiliki gejala penyakit lain.

Didi menambahkan, Kecamatan Sekupang masih menjadi wilayah dengan jumlah kasus terbanyak pasien dirawat yakni 223 orang. Lalu Kecamatan Batam Kota 192 orang dan Kecamatan Batuaji 156 orang.

Selain itu, Kecamatan Sagulung 125 orang, serta Nongsa dan Lubukbaja masing-masing 64 orang. Ada juga Kecamatan
Seibeduk 79 orang dan Kecamatan Bengkong 49 orang, serta Kecamatan Batuampar 38 orang.

”Semua kecamatan di mainland Batam masih berstatus zona merah,” tambah Didi.

Sampai kemarin, Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Kota Batam telah memeriksa 37.205 RT-PCR, dengan hasil 26.691 negatif dan 10.425 lainnya positif, sedangkan 89 sampel lain masih dalam proses.

Sementara bila melihat jumlah yang sudah di-rapid test mencapai 38.823 orang dengan rapid test reaktif berjumlah 3.323 orang.(jpg)