batampos.co.id – Anggota Komisi IV DPRD Kota Batam, Aman, menyayangkan adanya kegiatan yang dilaksanakan Pemko Batam dengan mengumpulkan massa lebih dari 10 orang pada Rabu (9/6) lalu. Padahal saat ini, Pemko Batam tengah menerapkan kebijakan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) skala mikro hingga 24 Juni mendatang.
”Kami sangat menyayangkan dengan itu. Kita sudah mewanti-wanti ke masyarakat dan mewanti pemerintah untuk tidak berkerumun hanya berkumpul lebih dari 10 orang. Tapi kalau pemerintah melakukan itu, maka masyarakat akan tidak percaya,” katanya, kemarin.
Aman melanjutkan, seharusnya Pemko Batam lebih berhati-hati dalam menggelar sebuah kegiatan di masa pandemi ini dan lebih mementingkan pelayanan yang maksimal kepada masyarakat.
Dalam menjalankan aturan yang telah dikeluarkan, pemerintah harus terlebih dahulu mematuhi sebelum mengimbau masyarakat untuk patuh.
”Harusnya pemerintah yang memberikan contoh itu, sehingga masyarakat mengikuti. Kalau aturan dibuat kemudian masyarakat diimbau tapi pemerintah sendiri yang melanggar itu, maka masyarakat akan ikut melanggar. Siapa lagi yang menjadi teladan kita kalau tidak pemimpin kita,” tegasnya.
Sementara itu, berdasarkan data Satuan Tugas Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Provinsi Kepri kemarin (10/6), kasus terkonfirmasi positif di Kota Batam bertambah 160 orang. Namun demikian, jumlah pasien sembuh juga tinggi, yakni sebanyak 136 orang.
Hingga kemarin, total terkonfirmasi positif Covid-19 di Kepri sudah mencapai 19.549 orang, kasus aktif 2.307 orang, sembuh 16.817 orang, dan meninggal dua 425 orang.
Kemarin Satuan Tugas Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Provinsi Kepri mencatat dua warga meninggal dunia karena terpapar virus corona. Keduanya warga Tanjungpinang.
Ketua Harian Satuan Tugas Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Provinsi Kepri, TS Arif Fadillah, kembali mengingatkan masyarakat Kepri agar tetap meningkatkan kedisiplinan dalam menerapkan protokol kesehatan. ”Penyebaran Covid-19 masih tinggi. Tetap disiplin jalankan protkes baik di lingkungan keluarga, lingkungan kerja, dan lingkungan masyarakat,” tegasnya. (*/jpg)
