batampos.co.id -Gubernur Sumatera Utara (Gubsu) Edy Ramayadi bersama istri dan rombongan bersilaturrahim ke Rumah Qur’an Hajjah Rohana di bawah binaan Ustadz Abdul Somad (UAS), Sabtu (12/6/2021).

Kehadiran mantan Pangkostrad ke Yayasan Almarhumah ibunda UAS itu, disamping silaturrahim juga berbagi informasi tentang keumatan dan kebangsaan.

Silaturahim ini diawali dengan makan siang bersama. UAS duduk bersila disamping Gubsu yang saat itu mengenakan pakaian melayu lengkap dengan songketnya.


Tatang Yudiansyah, sahabat UAS yang hadir saat kunjungan itu menyampaikan, usai makan siang, kedua tokoh itu terlihat serius diskusi tentang keumatan dan kebangsaan.

Gubernur Sumatera Utara, Edy Ramayadi (duduk dua dari kanan) bersama istri dan rombongan berfoto bersama dengan UAS serta santriwati saat bersilahturahmi ke Rumah Qur’an Hajjah Rohana, Sabtu (12/6/2021). Foto: Istimewa untuk batampos.co.id

“Dalam perbincangan itu, pak Edy menyampaikan keinginannya untuk mendirikan Rumah Qur’an di Namurambe Sumut,” jelas Tatang.

Ia menjelasakan, di Rumah Quran Wakaf Hajjah Rohana itu, UAS mengajak Gubsu berkeliling melihat Pustaka.

Pustaka yang terdiri dari kitab-kitab, penghargaan, plakat, hadiah dari beberapa daerah yang didatangi UAS saat berdakwah.

“Pak Edy juga mengatakan, plakat dari Pemprov Sumut harus ada di sini, “ ujar Tatang, sembari menyebutkan bahwa sang gubernur itu juga akan mengirimkan buku biografinya untuk melengkapi koleksi buku diperpustakaan Rumah Quran Gratis itu.

Rumah Quran Hajjah Rohana ini bernaung di bawah Yayasan Pendidikan Hajjah Rohan.

“Yang belajar di sini khusus santriwati saja dan tidak dipungut biaya”, jelas Ustadzah Netty Wardah, saat mendampingi para santriwati berfoto bersama Edy Rahmayadi.

Kehadiran Rumah Quran Wakaf di bawah asuhan UAS ini, diharapkan bisa menciptakan generasi qurani dan dapat memberi manfaat bagi masyarakat sekitarnya.

“Semoga kehadiran Pak Edy di Rumah Qur’an Yayasan Hajjah Rohana ini menambah semangat santri untuk menghapal Al Qur’an dan memberi manfaat bagi lingkungan masyarakat setempat,” kata UAS.(*)