batampos.co.id – Menteri Koordinator Bidang Perekonomian sekaligus Ketua Komisi Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KPC-PEN) Airlangga Hartarto menyerahkan PP KEK Batam Aero Technic dan KEK Nongsa Digital Park saat melakukan kunjungan kerja ke Pulau Batam, Sabtu (12/6).

Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) merupakan kawasan dengan batas tertentu dalam wilayah hukum Negara Kesatuan Republik Indonesia yang ditetapkan untuk menyelenggarakan fungsi dengan manfaat perekonomian tertentu. Tujuan utama pengembangan KEK adalah untuk menciptakan pertumbuhan ekonomi, pemertaan pembangunan, dan peningkatan daya saing bangsa.

KEK dikembangkan melalui penyiapan kawasan yang memiliki keunggulan geoekonomi dan geostrategi serta berfungsi untuk menampung kegiatan industri, ekspor, impor, dan kegiatan ekonomi lain yang memiliki nilai ekonomi tinggi dan daya saing internasional.


Kehadiran KEK diharapkan membangun kemampuan dan daya saing ekonomi pada level nasional melalui industri-industri dan pariwisata bernilai tambah dan berantai nilai.

Gubernur Kepri, Ansar Ahmad, bangga karena Menko Airlangga cepat tanggap dan selalu merespons dengan cepat berbagai persoalan percepatan perekonomian Provinsi Kepri khususnya Batam. Penyerahan PP KEK di Batam semakin memberi peluang besar dalam membuka lapangan pekerjaan yang luas serta nilai investasi besar yang akan menambah Pendapatan Asli Daerah (PAD).

“Ini suatu terobosan yang patut kita apresiasi. Ini merupakan awal yang baik dalam meningkatkan semangat kita untuk dapat mencapai angka optimis pertumbuhan ekonomi,” kata Ansar.

Sementara itu, CEO Lion Group, Edward Sirait, mengaku bangga, dan perusahaan pertama di Indonesia yang mendapatkan fasilitas KEK untuk BAT. Ia berharap, dengan adanya fasilitas KEK itu dapat mendorong BAT untuk terus mengembangkan pusat perawatan pesawat, termasuk mempermudah dalam penawaran jasa BAT ke perusahaan penerbangan di luar negeri.

”Karena kami yakin, dengan ini menjadi kawasan KEK, maka tidak ada lagi hambatan proses dokumentasi masuknya pesawat ke sini, keluarnya pesawat dari sini. Karena sudah diberikan cara yang paling mudah oleh pemerintah. Itu suatu benefit yang luar biasa sebenarnya untuk menjadi kawasan KEK,” ujarnya. (*/jpg)