batampos.co.id – Jumlah pasien positif Covid-19 kategori tanpa gejala (OTG) di lokasi karantina terpadu di Asrama Haji Batam di Batam Center, mulai menurun.

Berdasarkan data terbaru hingga Minggu (13/6), total yang masih dirawat mencapai 240 pasien.

Total pasien yang masuk 62 dan yang dipulangkan 66 pasien.
Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Batam, Didi Kusmarjadi, mengatakan, sesuai ketentuan Organisasi Kesehatan Dunia atau World Health Organization (WHO), pasien OTG boleh dipulangkan setelah 10 hari menjalani perawatan atau masa pemulihan di Asrama Haji.


Ia menjelaskan, pasien yang positif OTG merupakan pasien sehat, hanya saja terpapar virus.

Sehingga, pemulihan dilakukan dengan pemberian vitamin dan makanan yang sudah diatur pakar gizi dari Dinas Kesehatan.

Selama menjalani perawatan, pasien juga diminta mengikuti olahraga agar mempercepat proses pemulihan.

”Usai 10 hari perawatan, sebenarnya sudah boleh dipulangkan dan menjalani pemulihan di rumah,” ujarnya, Minggu (13/6/2021) seperti yang diberitakan Harian Batam Pos.

Pihaknya mengungkapkan, setelah 10 hari perawatan, pasien sudah dinyatakan sehat, meskipun ada hasil PCR tes yang positif.

Menurutnya, virus sudah tidak menular, sehingga tidak ada masalah ketika pasien dipulangkan.

”Tetap kita minta isolasi di rumah dan menggunakan masker, serta mengurangi aktivitas di luar rumah untuk sementara waktu,” jelas Didi.

Dokter spesialis kandungan ini menyebutkan, total ada 42 tenaga yang disiapkan dan bertugas di Asrama Haji Batam.

Satu orang dokter, 23 tenaga perawat, tiga analis, dua sopir dan tenaga lainnya.

”Mereka membantu pemulihan pasien positif. Semakin cepat sembuh semakin baik,” sebutnya.(jpg)