batampos.co.id – Kartu Indentitas Anak (KIA) sudah diluncurkan di Batam sejak Agustus 2019 lalu. Pembuatan KIA mengacu pada Peraturan Menteri Dalam Negeri (Permendagri) Republik Indonesia Nomor 2 Tahun 2016 tentang Kartu Identitas Anak (KIA).

KIA merupakan kartu pengenal untuk anak dari usia 0 tahun hingga 17 tahun. KIA terbagi menjadi dua jenis yakni untuk anak berusia nol hingga 5 tahun dan anak berusia 5 tahun hingga 17 tahun. Saat anak berulang tahun ke-17 tahun, KIA wajib diperbarui menjadi e-KTP.

Dilansir Harian Batam Pos, di Batam, sebanyak 15 ribu lebih Kartu Identitas Anak (KIA) telah diterbitkan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kota Batam hingga Juni 2021 ini.


Sekretaris Disdukcapil Batam, Dewi Rufianti, mengatakan, proses pembuatan KIA masih berjalan. Ditargetkan, 25-30 persen anak-anak di Batam terdaftar dan memiliki kartu identitas anak ini.

”Target kami sekira 90 ribuan atau sekitar 30 persen dari 327 ribuan anak-anak di Batam sudah memiliki KIA,” ungkap Dewi di Kantor Disdukcapil Batam di Sekupang, Senin (14/6/2021).

Untuk pendataan, pihaknya masih bekerja sama dengan sekolah-sekolah serta berbagai perusahaan di Batam. Dimana, Disdukcapil akan membagikan formulir permohonan KIA untuk selanjutnya diisi dan diserahkan ke Disdukcapil.

”Cukup tinggi antusias masyarakat Batam membuat KIA ini. Rata-rata setiap harinya Disdukcapil Batam melayani 150 permohonan pembuatan KIA,” ungkap Dewi.

Ditambahkannya, untuk blangko KIA tersedia cukup banyak dan cukup memenuhi kebutuhan hingga akhir tahun. ”Blangko KIA saat ini aman sampai akhir tahun. Stok kita saat ini ada 130 ribu blangko,” sebut Dewi.

Adapun, syarat membuat KIA ini adalah, mengisi formulir permohonan, fotokopi Kartu Keluarga (KK), fotokopi akta lahir anak, dan pas foto bewarna 2×3 sentimeter (cm) sebanyak dua lembar. ”Untuk anak berusia nol hingga 5 tahun, tidak memakai foto,” sambung Dewi.

Bagi masyarakat Batam yang ingin membuat KIA, silakan datang ke kantor Disdukcapil Batam dengan membawa syarat tersebut. Proses pembuatan secara manual dan akan dilayani dengan waktu yang cepat.

”Karena blangko kita ready (tersedia), Insyaallah dalam waktu dua hari selesai,” pungkas Dewi. (*/jpg)