batampos.co.id – Vaksin AstraZeneca yang marak digunakan di Kepri akan habis masa berlakunya (kedaluwarsa) pada akhir Juni ini. Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kepri dan kabupaten/kota dibantu berbagai elemen masyarakat terus berpacu dengan waktu untuk mencapai target vaksinasi ke masyarakat sebelum vaksin itu tidak dapat digunakan lagi.

Hasilnya, lumayan menggembirakan. Jika pada 8 Juni lalu masih di bawah 20 persen (242.034 orang) dari 1.476.091 warga Kepri yang jadi target divaksin, saat ini jumlahnya terus meningkat setiap harinya. Bahkan, hingga 13 Juni 2021, capaian vaksinasi Covid-19 di Kepri sudah sampai pada 321.906 orang (22,96 persen) dengan rincian, tenaga kesehatan (nakes) 17.919 orang, lanjut usia (lansia) 29.245 orang, dan pelayanan publik 274.742 orang.

”Pemerintah kota dan kabupatem terus menggalakkan vaksinasi ini. Semakin banyak yang divaksin, maka penyebaran virus dapat diminimalisir,” ujar Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Kepri, M Bisri, belum lama ini.


Bisri juga menjamin, semua vaksin yang digunakan di Kepri tetap efektif meski akhir Juni ini masuk masa kedaluwarsa. ”Walaupun hanya tinggal beberapa minggu saja masa berlakunya, vaksin AstraZeneca masih aman digunakan. Bahkan, setelah masa berlaku habis, masih bisa digunakan, tapi ada batas toleransinya,” ujarnya.

Untuk itu, ia meminta masyarakat tidak termakan berita-berita palsu yang tersebar melalui grup-grup WhatsApp atau media sosial lainnya yang menyatakan vaksin berbahaya karena mendekati masa kedaluwarsa. ”Percayai informasi melalui saluran yang resmi, Pak Menteri Kesehatan, atau dari saya. Jangan termakan hoaks,” tegasnya.

Bisri juga berharap masyarakat terus bersemangat untuk datang ke tempat-tempat vaksinasi yang kini banyak disediakan di berbagai tempat di Kepri. Seperti di Batam, semua puskesmas melayani, bahkan pemda membuka berbagai tempat hingga ke tingkat kelurahan untuk vaksinasi gratis. ”Banyak sentra-sentra vaksinasi disiapkan. Masyarakat cukup datang ke sana dengan membawa KTP dan fotokopinya,” ujar Bisri.

Bisri kembali menegaskan, vaksin membuat seseorang menjadi kuat dan imun tubunya dapat melawan Covid-19. ”Vaksin jenis AstraZeneca dan Sinovac telah terbukti keampuhannya,” ujarnya.

Vaksin yang digunakan, kata Bisri, merupakan stok dari pengiriman beberapa waktu lalu dari Jakarta yang telah disebarkan ke seluruh wilayah Kepri. Tidak lama lagi, akan masuk vaksin baru dari pusat agar proses vaksinansi masyarakat umum tidak terputus.

”Semakin banyak yang divaksin, maka penyebaran virus dapat diminimalisir,” tegasnya lagi.(*/jpg)