Calon penumpang membeli kartu e-Money tiket kapal roro di Pelabuhan Punggur.

batampos.co.id – Sejak 3 Juni 2021 lalu, pembelian tiket roro untuk penyeberangan di Pelabuhan Telaga Punggur (Batam) dan Tanjung Uban (Bintan) atau sebaliknya kini menggunakan metode pembayaran non-tunai atau cashless. Hal itu menyusul kebijakan PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) yang menghadirkan metode pembayaran cashless dalam pembelian tiket penyeberangan.

Pembayaran non-tunai bisa menggunakan kartu uang elektronik e-Money Bank Mandiri, Brizzi BRI, Tap Cash BNI, dan Flazz BCA. Kartu ini bisa dibeli sebelum keberangkatan di pintu masuk pelabuhan roro. Tepatnya di samping gerbang pelabuhan ada tenda dan petugas yang siap melayani masyarakat yang membawa kendaraan. Sementara yang tidak membawa kendaraan dilayani di loket pejalan kaki.

Untuk membeli, masyarakat tinggal menunjukkan e-KTP dan membayar harga kartu serta isi saldo. Setelah itu calon penumpang akan mendapatkan salah satu kartu yang diinginkan. “Harga kartunya ada yang Rp 23 ribu, ada yang motif Avenger Rp 25 ribu. Itu tanpa saldo ya,” ujar salah satu pengguna roro, Herliyanti yang antusias dengan metode non-tunai tersebut, akhir pekan lalu.


Untuk pengisian top-up bisa langsung dilakukan di pelabuhan dengan minimal top up sebesar Rp 50 ribu. Selain itu, calon penumpang juga diharuskan menginstal aplikasi ASDP Seru. Aplikasi itu akan memuat data calon penumpang.

“Tahun ini, mulai dari lintasan Ujung-Kamal, Surabaya, dilanjutkan penjualan tiket lintasan Patimban-Panjang-Pontianak melalui Hotline WA, dan go live di Penajam, Balikpapan pada awal Mei, dan sejak (3/6/2021) juga telah dimulai di Telaga Punggur – Tanjung Uban, Batam,” ujar Corporate Secretary PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) Shelvy Arifin dalam siaran pers, beberapa waktu lalu.

Shelvy mengatakan tidak ada biaya tambahan yang dikenakan kepada pengguna jasa uang membeli tiket penyeberangan menggunakan kartu uang elektronik. Hanya saja kata dia, untuk biaya pembelian dan pengisian ulang kartu elektronik mengikuti ketentuan bank penerbit dari masing-masing kartu elektronik tersebut.(*/uma)