batampos.co.id – Penataan dan pelajaran jalan di Simpang Barelang, Tembesi, mulai berjalan. Akses jalan simpang tiga menuju kawasan Pulau Galang ini akan dilebarkan hingga 50 meter dari row jalan yang ada saat ini.

Untuk memuluskan proyek peningkatan akses jalan ini, Tim Terpadu Kota Batam kem-
bali melayangkan surat peringatan (SP) pembongkaran kepada pemilik bangunan
liar yang masih berdiri di sepanjang row jalan yang akan dilebarkan itu.

Ada puluhan rumah yang masih berdiri di row 30 meter ke atas.


”Tahap pertama kemarin baru pedagang kaki lima yang ditertibkan. Untuk rumah di
row 30 meter hingga row 50 meter, minggu depan kita jadwalkan penertibannya dan
besok (hari ini) kami serahkan surat peringatan pembongkaran,” ujar Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Batam, Salim, Selasa (15/6/2021).

Penghuni rumah yang akan dibongkar, kata Salim, akan dipindahkan ke Rusunawa Pemko Batam yang ada di Tanjunguncang.

Para pengendara melintasi ruas jalan di Simpang Barelang. Foto: Messa Haris/batampos.co.id

Mereka diberi kebijakan gratis sewa hingga enam bulan ke depan. Selain itu, Pemko Batam juga menyediakan armada untuk mengangkut barang-barang pindahan penghuni rumah liar tersebut.

”Opsi yang ada cuma di rusunawa bagi mereka. Untuk kaveling, tak ada,” ujar Salim.

Sebelumnya, warga yang menghuni di sepanjang row jalan yang akan dilebarkan itu minta kaveling untuk tempat tinggal baru mereka.

Namun, permintaan ini tidak bisa dipenuhi dan Pemko Batam memiliki sejumlah Rusunawa di Tanjunguncang yang memang diperuntukan bagi masyarakat Kota Batam.

Sebelumnya, Wali Kota Batam, Muhammad Rudi, yang meninjau lokasi bekas kios liar yang digusur dan akan dijadikan proyek pembangunan jalan dan taman di simpang tersebut, mengatakan, pembangunan Batam terus berlanjut.

Kesadaran yang sama juga diperlukan terkait pembangunan-pembangunan lainnya. Tidak hanya Simpang Barelang, simpang lain yang juga ditata seperti Simpang Basecamp, Simpang Bengkong Seken, Simpang Fanindo dan lain-lain yang dilakukan secara
bertahap.

”Kalau sudah kompak, pembangun kota yang kita cintai ini akan berjalan dengan cepat
dan akhirnya ekonomi Batam akan tubuh lebih cepat,” katanya.(jpg)