batampso.co.id – Sebanyak 260 karyawan PT Schneider Electric mengalami Kejadian Ikutan Pasca Imunisasi (KIPI) setelah divaksin. Gejalanya, demam, pusing, mual, hingga muntah-muntah usai divaksinasi AstraZeneca.

Mereka dibawa ke sejumlah rumah sakit di Batam, salah satuya di Rumah Sakit Awal
Bros (RSAB) untuk penanganan medis.

“Laporan yang kami terima dari rumah sakit, memang ada 260 orang karyawan PT Schneider Electric mengalami KIPI usai divaksin,” ujar Kepala Dinkes Kota Batam, Didi Kusmarjadi.


Menurutnya, secara umum vaksin AstraZeneca memang menimbulkan gejala ikutan pascavaksin. Bisa berupa demam, pusing, mual, kesemutan di daerah suntikan, dan gejala lainnya.

Menko Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, meninjau pelaksanaan vaksinasi Covid-19 kepada para pekerja di Kota Batam, Sabtu (12/6/2021) di Plaza Batamindo, Kota Batam. Foto: Messa Haris/batampos.co.id

Namun, KIPI yang muncul selama vaksinasi dilakukan di Batam, termasuk para karyawan PT Schneider Electric bersifat ringan.

Sebelumnya, kata Didi, pihaknya melakukan vaksinasi kepada 2.300 karyawan di perusahaan itu. Yang mengalami KIPI hanya 260-an orang.

“KIPI ini biasa dialami penerima vaksin AstraZeneca,” ujarnya.

Ia juga menyebutkan, di kawasan Batamindo, sudah belasan ribu orang menerima vaksin sejak akhir pekan lalu.

Ia yakin para penerima vaksin itu mengalami gejala yang sama seperti deman, mual,
dan pusing. Namun, sifatnya sementara.

“Umumnya mereka mungkin dapat mengatasi gejala itu dengan mengkonsumsi obat,”
ucapnya.(jpg)