batampos.co.id – Penguatan kapasitas penyelenggara Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) harus dilakukan, untuk memberikan solusi mengatasi masalah yang timbul terkait pandemi Covid-19 dan era New Normal. PT Adhya Tirta Batam (ATB) menawarkan solusi terintegrasi untuk tujuan tersebut.

Pandemi Covid-19 yang mendorong penerapan era New Normal rupanya membawa tantangan tersendiri yang harus dihadapi oleh pengelola SPAM di Indonesia. Sebagai salah satu sektor vital, pengelola SPAM berperan penting untuk memastikan ketersediaan air berkualitas untuk publik.

Air bersih menjadi salah satu faktor kunci dalam pemberantasan virus corona dan menjalani pola hidup sehat. Karena itu, layanan air bersih tidak boleh “absen” untuk dari masyarakat ditengah tengah perjuangan menghadapi pandemi COVID-19.

“Tuntutan ini menuntukt optimlaisasi pelayanan. Akses terhadap air bersih harus dipastikan,” ujar Head of Corporate Secretary ATB, Maria Jacobus.

Manager IT and System ATB, Jamaluddin memperlihatkan teknologi SPARTA Smart Solution kepada tim PDAM Tirta Gemilang Kabupaten Magelang. Foto: ATB untuk batampos.co.id

Tuntutan akan layanan air bersih yang berkualitas ini tentu akan menjadi tantangan bagi PDAM. PDAM sebagai pengelola SPAM dituntut untuk menerapkan sistem yang dapat beradaptasi dengan cepat dan dapat diimplementasikan di semua kondisi.

Sistem yang fleksibel dan teruji ini dapat akan membantu PDAM untuk meningkatkan pelayanan yang berkualitas, untuk menjawab tantangan New Normal yang terjadi akibat Pandemi Covid-19.

Teknologi SPARTA Smart Solution dan ATB Integrated System (AIRS) milik ATB dapat menjadi jawaban atas tantangan tersebut. Dengan dukungan teknologi ini, ATB berhasil membawa Batam menjadi kota dengan layanan air terbaik di Indonesia, dengan jumlah pelanggan hampir dari 290.000, cakupan pelayanan 99,5 persen, kontinyuitas layanan 23,7 jam per hari dan tingkat kebocoran tahunan 14 persen.

“Implementasi teknologi menjadi jawaban atas tantangan New Normal. Kami menyediakan teknologi yang telah teruji unggul di Batam,” jelasnya.

Sebagai perusahaan yang berjulukan Smart Water Company, ATB telah menerapkan Smart Water Management System sejak tahun 2010. Ini merupakan sistem pengelolaan air yang cerdas berbasis inovasi teknologi.

ATB telah menerapkan teknologi industri 4.0 dengan memanfaatkan otomasi dalam setiap sistem yang dibangun untuk pengelolaan operasional maupun dalam pelayanan pelanggan. Teknologi ini  dibangun dan dikembangkan oleh sumber daya internal ATB. Sistem ini terbagi dalam dua cakupan sistem, yaitu Operation System dan Management System.

Keunggulan tersebut kini dapat diimplementasikan tidak hanya di Batam, namun juga kepada seluruh PDAM di Indonesia. Ini adalah komitmen ATB untuk terus mendukung perbaikan layanan air bersih di Indonesia di masa depan. (*)