batampos.co.id – Beberapa ruas jalan dan persimpangan di wilayah Batuaji akan ditata dan dilebarkan.

Seperti, simpang tiga Fanindo yang berada di ruas Jalan Brigjen Katamso, Tanjunguncang yang biasanya rawan macet, kini dalam proses penataan.

Begitu juga simpang dekat Masjid Sultan Mahmud Riayat Syah, juga akan dilebarkan layaknya persimpangan lain di daerah Batam Center dan Nagoya.


Wali Kota Batam, Muhammad Rudi, saat meninjau proyek peningkatan ruas jalan tersebut beberapa waktu lalu mengatakan, ruas jalan di depan masjid terluas se-Sumatera itu akan dilebarkan menjadi lima lajur.

”Kita sudah punya masjid Sultan Mahmud Riayat Syah dan ini cukup menarik minat wisatawan (sebagai destinasi wisata religi,red). Makanya, akses jalan harus ditata agar lebih bagus lagi,” ujar Rudi.

Wali Kota Batam, Muhamamd Rudi, meninjau pelabaran jalan di depan Masjid Sultan Muhammad Riayat Syah. Foto: Pemko Batam untuk batampos.co.id

Selain Simpang Fanindo, tahun ini Pemko Batam juga menata dua persimpangan lain di Batuaji dan Sagulung yakni Simpang Basecamp dan Simpang Barelang di Tembesi.

Tiga persimpangan ini akan dilebarkan demi kelancaran arus lalu lintas dan juga penataan kota.

Pantauan Batam Pos di lapangan, Jumat (18/6/2021), penataan tiga persimpangan ini sudah mulai berjalan. Sisi kiri dan kanan jalan mulai dibongkar untuk proses pelebaran secara bersamaan.

Simpang Barelang misalkan, di sisi kiri dan kanan jalan sudah diratakan usai menertibkan pedagang kaki lima yang sebelumnya berjejer di sepanjang row jalan.

Begitu juga di Simpang Basecamp dan Fanindo, sejumlah pekerja dan alat berat mulai diterjunkan dan terlihat terus berkerja membuka row jalan yang akan dilebarkan.

Warga Batuaji dan Sagulung menyambut baik proyek-proyek
peningkatan jalan dari Pemko Batam tersebut.

Mereka berharap agar pengerjaan selesai tepat waktu dan tetap mengedepankan mutu yang ada.

”Kalau nanti sudah selesai dibangun, tolong diawasi biar tak ada lagi yang berjualan ataupun bangun kios di persimpangan jalan seperti Simpang Barelang yang kemarin-kemarin itu,” harap Ana, warga Puteri Hijau, Sagulung.(jpg)