batampos.co.id – Pekerja Migran Indonesia (PMI) yang menjalani karantina di rusunawa Badan Pengusahaan (BP) dan Pemko Batam di Tanjunguncang, masih tersisa 221 orang.

Ini adalah rombongan PMI yang tiba di Batam dalam sepekan terakhir.

Selain 221 orang ini, ada juga sekitar 50 PMI yang harus dievakuasi ke Rumah Sakit Khusus Infeksi (RSKI)


Galang karena terkonfirmasi positif Covid-19 dalam sepekan ini.

“Ada yang sudah dipulangkan, ada yang dievakuasi ke RSKI karena positif dan yang tersisa hari ini (di rusunawa) ada 221 orang,” ujar dr Anggitha, petugas medis yang menangani kesehatan para PMI di Rusunawa, Senin (21/6/2021) seperti yang diberitakan Harian Batam Pos.

PMI yang masih menjalani karantina ditempatkan di Rusunawa BP Batam, Rusunawa Pemko Batam Tanjunguncang I dan Rusunawa Pemko Batam Tanjunguncang II.

Mereka umumnya dari Malaysia yang hendak kembali ke kampung halamannya.

Mereka harus menjalani karantina untuk memastikan kesehatan mereka sebelum kembali ke daerah asal.

“Di sini (rusunawa) mereka harus melalui dua kali swab. Kalau hasilnya negatif, maka diperbolehkan pulang, tapi kalau positif harus dirawat hingga sembuh dulu,” ujar Anggitha.(jpg)