batampos.co.id – Layanan vaksinasi di semua puskesmas di Batam kembali dibuka, meski kuotanya dalam sehari dibatasi 100 orang. Puskesmas di Batuaji contohnya, kembali membuka layanan vaksinasi untuk masyarakat yang berada di sekitarnya. Ada 100 warga yang dilayani perhari.

Puskesmas Tanjunguncang, Kecamatan Batuaji, juga sudah membuka layanan vaksinasi sejak kemarin (21/6). Ada lima petugas vaksin atau vaksinator yang melayani warga. Warga diberi antrean hingga 100 sesuai kapasitas layanan vaksin yang diberikan.

Mereka diatur sedemikian rupa agar tetap mengedepankan aturan protokol kesehatan. Pantauan di lapangan, saat layanan vaksin dibuka pagi kemarin, ada sekitar 300-an warga langsung berjubel di puskesmas. Ada yang datang dari pukul 07.00 WIB.


Sebagian warga harus pulang karena tidak kebagian nomor antrean yang sesuai dengan kapasitas layanan vaksin per hari. ”Padahal sudah berharap segera divaksin tapi terlambat kami (datang, red). Nomor antrean sudah habis. Cuma 100 saja hari ini,” ujar Agus, warga Tanjunguncang.

Terkait warga yang belum kebagian jadwal vaksinasi dijawab dr Nasir, petugas yang bersiaga di Puskesmas Tanjunguncang. ”Sesuai arahan Dinas Kesehatan, akan buka terus ke depannya. Jadi yang belum kebagian datang lagi di hari berikutnya,” ujar Nasir.

Sementara itu, program Nasi Kapau (Vaksinasi Jangkau Pulau-pulau) Polda Kepri terus berlanjut. Pelaksanaan vaksinasi jenis Sinovac ini dilakukan di Vihara Dewi Bahari. Ada 3.500 orang terdata, dan 2.000 orang selesai divaksin, kemarin (21/6).

”Sebanyak 1.500 akan dilanjutkan esok hari,” kata Kabid Humas Polda Kepri, Kombes Harry Goldenhardt, kemarin.

Harry mengatakan, stok vaksin Kepri cukup menjalankan program tersebut. Sehingga akan dilanjutkan ke beberapa pulau lainnya. ”Pemerintah daerah telah memastikan ketersedian vaksin ini,” ucapnya.

Sesuai arahan Kapolda Kepri, Irjen Aris Budiman, program ini akan dilaksanakan lebih intens. Tidak hanya pulau-pulau besar, tapi juga pulau kecil. ”Harapannya adalah supaya tidak ada lagi masyarakat yang belum mendapatkan vaksinasi Covid-19,” tuturnya.

Di tempat terpisah, pelaksanaan vaksinasi di Tanjungriau, Sekupang, dipusatkan di Gedung Serba Guna, Senin (21/6). Ratusan warga rela mengantre sejak pagi hanya untuk mengikuti vaksinasi.

”Datang dari pagi pak. Takut tak kebagian vaksin,” ujar Rini, warga Tanjungriau.

Panasnya terik matahari tidak menyurutkan antusias warga untuk mengikuti vaksinasi Covid-19 jenis AstaZaneca tersebut. Warga harus mengantre berdesakan. Bahkan sejumlah ibu-ibu terlihat harus menutup kepala menggunakan kertas pendaftaran.

”Panasnya, harus menunggu antrean lama. Tak nunggu, tak vaksin nanti,” keluh salah seorang ibu saat mengantre.(*/jpg)