batampos.co.id – Sekretaris Jenderal DPR Indra Iskandar saat ini pihaknya mendapatkan laporan sampai saat ini sudah 105 orang-orang di lingkungan parlemen terpapar Covid-19. 17 orang diantaranya adalah anggota DPR.

“Untuk keseluruhan berjumlah 105 orang. Untuk anggota DPR ada 17 orang. Selebihnya tersebar di tenaga ahli, cleaning servis, pamdal, dan ASN. Jadi di luar yang 17 Anggota DPR itu,” ujar Indra di Gedung DPR, Jakarta, Rabu (23/6).

Indra mengimbah kepada pihak-pihak yang pernah melakukan kontak dengan orang positif Covid-19. Maka bisa untuk melakukan pengetesan. Pihaknya juga terus melakukan penelusuran kontak kepada para pegawai-pegawai DPR.


“Kami tetap melakukan tracing terus, dan update data kami sampaikan ke pimpinan DPR untuk sebagai bahan evaluasi,” katanya.

Indra mengatakan, pihaknya akan terus melakukan evaluasi mengenai penanganan-penanganan di gedung parlemen ini. Misalnya Komisi I dan Komisi VIII DPR yang melakukan lockdown akan terus dievaluasi.

“Update data kami sampaikan ke pimpinan DPR untuk sebagai bahan evaluasi,” ungkapnya.

Sebelumnya, Indra juga mengungkapkan dari laporan yang ia terima, sebanyak 11 anggota dewan terkonfirmasi positif Covid-19 dan bertambah menjadi 17.

Indra menambahkan, sampai saat ini pihaknya telah melakukan penelusuran kontak terhadap para staf dan anggota DPR yang tertular Covid-19 tersebut.

Indra menuturkan saat ini DPR sudah memperketat akses masuk ke parlemen. Kemudian sebagian ASN atau berkisar 75 persen juga telah bekerja dari rumah atau work from home.

“Sekarang pintu gerbang masuk DPR semua akan diperketat dan memang akan tidak nyaman tapi akan kami lakukan pengetatan itu untuk keselamatan kita,” ungkapnya.(jpg)