batampso.co.id – Vaksinasi di Kota Batam terus dikebut. Hingga kemarin (22/6/2021), sudah lebih 40 persen masyarakat Kota Batam mengikuti divaksinasi sejak pertama kali digulirkan.

Wakil Gubernur Kepri, Marlin Agustina, mengapresiasi vaksinasi yang dilaksanakan di Kota Batam.

Dalam dua pekan terakhir, penyerapan vaksin Covid-19 cukup cepat.


Dari target 70 persen warga telah divaksin di bulan Juli, saat ini sudah terealisasi 40 persen lebih. Artinya sisa 30 persen lagi.

”Optimistis sekali bisa (capai target, red). Kalau stakeholder dan elemen masyarakat seperti ini saya rasa yang ditargetkan di bulan Juli 70 persen akan tercapai, saya optimistis. Yang penting vaksin tidak kosong,” ujar Marlin saat meninjau pelaksanaan
vaksinasi di Vihara Duta Maitreya, seperti yang diberitakan Harian Batam Pos.

Untuk mengejar target 30 persen itu, seluruh kecamatan telah diinstruksikan untuk bekerja sama dengan petugas PPKM Mikro di wilayahnya masing-masing untuk melakukan pendataan kepada masyarakat yang ingin ikut vaksinasi.

Setelah didata petugas PPKM, selanjutnya data itu diserahkan ke kecamatan dan ditentukan lokasi vaksinasinya.

”Nah yang sudah ada didata itu, mereka diarahkan ke tempat sentra vaksinasi. Jadi, itulah gunanya PPKM, mendata masyarakatnya mau divaksinasi dan mengarahkan di mana yang dekat dengan daerah mereka,” tuturnya.

Ia melanjutkan, Kota Batam menjadi prioritas dari Pemprov Kepri dalam pendistribusian vaksin, jka mendapatkan kiriman vaksin dari pemerintah pusat.

Dimana, Pemprov Kepri mengalokasikan 50 persen dari seluruh vaksin yang diterima dan sisanya didistribusikan ke kabupaten
dan kota lain di Provinsi Kepri.

”Sejauh ini pendistribusian dari pusat lancar saja dan tidak ada kendala. Makanya vaksin ini jangan sampai kosong karena masyarakat sangat antusias,” kata Marlin.

Sementara itu, Wakil Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, menyampaikan, progres vaksinasi di Kota Batam sudah mencapai 42 persen.

Dimana, untuk stok vaksin Kota Batam hingga kemarin masih tersisa 170 ribu. Namun, dengan dilaksanakannya vaksinasi di
beberapa titik, penyerapannya sekitar 8 hingga 12 ribu.

”Stok 170 ribuan itu, kami estimasi 10 hari ke depan selesai. Jadi untuk serapannya tak ada persoalan. Cuma target kita, akhir Juni 50 persen. Sekarang sudah 42, relatif akan tercapai. Target kami di Juli 70 persen. Itulah upaya kita sekarang, mengejar target
kami turun di beberapa titik untuk kami pastikan,” katanya.

Di samping penyerapannya yang semakin meningkat, peninjauan itu dilakukan untuk menyikapi adanya kerumunan yang dapat menjadi permasalahan di kemudian hari.

Dimana, dari beberapa titik yang ditinjaunya, yakni di Golden Prawn Bengkong, Vihara Maitreya dan Sport Hall Temenggung Abdul Jamal, proses vaksinasi sudah berjalan baik dengan tidak
berdesak-desakan.(jpg)