batampos.co.id – Jabatan pimpinan tinggi pratama di Provinsi Kepri, yakni Sekda yang selama ini dipegang TS Arif Fadillah, berganti. Arif digeser ke jabatan Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan. Posisinya digantikan sementara oleh Lamidi sebagai pelaksana harian (Plh) Sekda Kepri.

”Mutasi seperti ini merupakan hal yang biasa. Ini upaya kita untuk membangkitkan kinerja ke depan yang lebih baik,” ujar Gubernur Kepri, Ansar Ahmad, usai melantik Arif Fadillah dan sejumlah pejabat lainnya, Selasa (23/6) pagi di Gedung Daerah Tanjungpinang.

Selain Lamidi, dilakukan pula penyerahan Surat Keputusan Pelaksana Tugas Kepala Biro Umum kepada Abdullah, dan Pelaksana Tugas Kepala Biro Humas Protokol dan Penghubung kepada Hasan.


Tak hanya itu, beberapa jabatan administrator dan jabatan pengawas lainnya juga berganti. Yakni, Martin Luther Maromon sebagai Sekretaris DPRD Kepri; Hamidi sebagai Sekretaris Dinas Perpustakaan dan Kearsipan; Zulkifli sebagai Sekretaris Dinas Pariwisata; Hasan sebagai Kepala Bagian Humas dan Dokumentasi; Hasyim Ashari sebagai Kepala Bidang Politik Dalam Negeri dan Kewaspadaan Dini; Yose Susanti sebagai Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit, serta beberapa pejabat pengawas lainnya.

Kepada para pejabat yang baru saja dilantik, Ansar berpesan agar benar-benar melaksanakan tugasnya dengan maksimal, apalagi di tengah situasi pandemi Covid-19 yang mengharuskan pemerintah bekerja keras dan tepat sasaran. ”Saya akan terus mengevaluasi setiap pejabat yang telah dilantik. Yakinlah untuk menjaga jabatan itu dengan kinerja bukan dengan yang lain,” pesan Ansar.

Ansar menambahkan, pelantikan dalam gelombang besar akan dilakukan pada Juli 2021 mendatang. Menurut dia, pelantikan kemarin berdasarkan evaluasi kinerja dan sudah mendapatkan persetujuan dari Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri).

“Kemudian untuk jabatan Sekda Kepri definitif masih dipelajari, jika memang bisa lewat jobfit kita akan putuskan lewat kebijakan tersebut. Sehingga tidak perlu lagi dilakukan lelang jabatan atau open bidding,” ujar Ansar.

Ansar juga mengedepankan komitmen untuk pemberantasan korupsi dengan melakukan penandatanganan pakta integritas bersama dengan para pejabat yang dilantik.

Turut hadir dalam pelantikan tersebut Ketua DPRD Kepri, Jumaga Nadeak; Asisten I, Juramadi Esram; Asisten III, Hasbi; Kepala Inspektorat Kepri, Irmendas; dan Kepala BKPSDM, Firdaus.

Sementara Wakil Gubernur Marlin Agustina tidak hadir. Ia mengatakan, tak tahu menahu soal pelantikan tersebut. Di sisi lain, Marlin mengaku dua kali dihubungi lewat telepon oleh Ansar sepanjang hari Selasa (22/6), tapi ia tak merespons panggilan itu.

Istri Muhammad Rudi, wali kota Batam itu, beralasan saat telepon pertama Ansar masuk ia sedang berpidato di sebuah acara. “Saya banyak agenda di Batam sebagai Ketua Tim Penggerak PKK Kota Batam dan kegiatan istri pegawai BP Batam, siang itu,” ujarnya, Rabu (23/6), di Gedung DPRD Kepri, Tanjungpinang.(*/jpg)