Dari kiri, Bupati Kepulauan Anambas, Abdul Haris, Gubernur Kepri, Ansar Ahmad, Deputi Direktur BPJS Ketenagakerjaan wilayah Sumatera Barat Riau Kepri, Pepen S Almas, dan Ketua DPRD Anambas, Hasnidar saat di luar Gedung DPRD di Tarempa (Foto: Faidillah/batampos.co.id)

batampos.co.id – Bupati Kepulauan Anambas, Abdul Haris menyebut penyelenggaraan pemerintahan daerah Anambas di usianya ke-13 tahun yang sudah berjalan ini, di mata masyarakat masih banyak kekurangan tentu menjadi harapan bersama-sama dapat diperbaiki dengan semangat yang sama.

“Namun selama 13 tahun berlalu pemerintah juga sudah memiliki banyak pencapaian, salah satunya yaitu kita sudah memiliki kantor bupati, dan rumah sakit umum daerah, tinggal peningkatan sarana dan prasarana penunjangnya, “ujarnya, Kamis (24/6/2021).

Hal itu disampaikannya saat kata sambutan pada rapat paripurna DPRD memperingati hari jadi ke-13 Kabupaten Kepulauan Anambas tahun 2021 di Tarempa. Pada tahun ini tema yang ditentukan yaitu ” Kita wujudkan Kabupaten Kepulauan Anambas aman dalam rangka pemulihan ekonomi.”


Selain itu, kata dia, arah kebijakan dan pembangunan daerah secara garis besar akan dan telah tertuju pada 4 hal yakni, penguatan pendidikan karakter 2021 dengan menerapkan nilai-nilai Pancasila meliputi nilai-nilai relegius, jujur, toleran, disiplin, berkerja keras, kreatif, mandiri, demokratis, rasa ingin tahu, semangat kebangsaan dan cinta tanah air, peduli lingkungan, peduli sosial, dan bertanggung jawab.

“Pemerintah daerah memiliki rencana akan membuat kebijakan untuk menyiapkan kelembagaan pendidikan dan sumber daya manusia dengan model diklat disesuaikan dengan karakteristik pontensi daerah.”

Kemudian pembangunan ekonomi masyarakat desa pesisir atau pinggiran dengan adanya pembangunan pelabuhan roro dan juga telah beroperasinya pelabuhan roro yang pemerintah bangun secara langsung dan tidak langsung meningkatkan perekonomian masyarakat pinggiran.

“Dengan adanya konektivitas keterhubungan antar pulau tentu akan terjadi arus lintas orang dan barang dan di sini perputaran ekonomi terjadi,” sebutnya.

Selanjutnya, pencanangan kampung bahari nusantara di Kabupaten Kepulauan Anambas. Pembentukan kampung bahari ini merupakan giat TNI AL-Tarempa yang memaksimalkan sumber daya alam dan sumber daya manusia dan tentunya pemerintah daerah harus turut serta menyukseskan kegiatan itu.

“Untuk saat ini yang menjadi sasaran yaitu Desa Temburun di Kecamatan Siantan Timur, kegiatan-kegiatan seperti ini pemerintah daerah juga berperan dan berkaloborasi secara kontinyu dan berkelanjutan agar memiliki manfaat bagi institusi masyarakat dan pemerintah daerah, dan kedepannya ada desa-desa lainnya yang segera menjadi kampung bahari nusantara,” ujarnya.

Terakhir kata dia, penghargaan atas terpilihnya Desa Sri Tanjung, Kecamatan Siantan sebagai desa “CANTIK” yaitu desa cinta statistik oleh Badan Statistik Kabupaten Kepulauan Anambas.

“Kedepannya pemerintah daerah memiliki harapan seluruh desa cinta statistik,sebab hal ini sangat penting dalam penyelenggaraan pembangunan daerah yang ditompang oleh perangkat-perangkat desa yang paham statistik,” ujarnya.(fai)