batampos.co.id – Pandemi Covid-19 di Indonesia saat ini masih merajalela dan semakin mengganas dengan munculnya varian-varian baru. Untuk melawan virus tersebut, salah satu senjatanya adalah dengan vaksin.

Saat ini, negara-negara besar di dunia tengah berlomba-lomba memproduksi vaksin untuk memenuhi kebutuhannya dan juga untuk dijual ke negara lain. Tak mau ketinggalan, pemerintah Indonesia juga tengah menggodok vaksin produksi dalam negeri bernama Vaksin Merah Putih.

Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Muhadjir Effendy mengatakan, Vaksin Merah Putih merupakan upaya pemerintah untuk memenuhi kebutuhan vaksin dalam negeri di tengah kondisi pandemi yang masih parah.


“Seiring dengan perkembangan situasi pandemi saat ini kita melihat bahwa kebutuhan akan vaksin dalam negeri menjadi sangat mendesak,” jelas dia, Selasa (29/6).

Ia mengingatkan bahwa sebelumnya Presiden Joko Widodo (Jokowi) berpesan agar pemerintah terus mendorong kemandirian vaksin. Untuk itu, percepatan perlu dilakukan di momentum seperti sekarang ini.

“Pesan dari Bapak Presiden yang harus kita garis bawahi adalah bahwa kita upayakan kemandirian vaksin ini bisa segera tercipta di Indonesia,” ujar dia.

Kata Muhadjir, meskipun Indonesia saat ini sudah banyak membeli vaksin dari negara-negara produsen vaksin. Namun, hal itu tidak boleh membuat Indonesia terus bergantung dengan vaksin impor.

“Tentu saja kita tidak bisa berharap terus menerus dengan situasi pasar vaksin yang tidak menentu. Dan semakin cepat produksi vaksin dalam negeri dilakukan saya kira akan semakin baik untuk kita semua,” tandas dia.(jpg)