batampos.co.id – Pemerintah Provinsi Kepri bersama Samsat menggratiskan bea balik nama kendaraan bekas, penghapusan denda keterlambatan pembayaran pajak, dan pemutihan 50 persen pokok pajak kendaraan. Kebijakan ini berlaku tiga bulan, mulai 1 Juli hingga 30 September mendatang.

Nah, masyarakat yang ingin mendapatkan fasilitas tersebut, ada beberapa syarat yang perlu dipenuhi sebelum datang ke Polda Kepri dan Samsat. ”Syarat bea balik nama itu harus dari orang pribadi ke orang lain,” kata Kasubdit Regident Ditlantas Polda Kepri AKBP Syarifudin Semidang Sakti, Selasa (29/6).

Syarat-syarat tersebut adalah BPKB asli, STNK asli, KTP pihak pertama, KTP pihak kedua, kuitansi jual beli, dan surat jual beli. Selain itu, pemohon balik nama juga wajib melaksanakan cek fisik kendaraan.


Sementara itu, balik nama kendaraan perusahaan ke pribadi, agak sedikit berbeda dari balik nama kendaraan perorangan. Ada beberapa tambahan yang perlu disertakan, yakni menyertakan surat pelepasan hak perusahaan, KTP pemilik perusahaan maupun fotokopi tanda daftar perusahaan. ”Itu saja tambahannya,” ungkap Syafrudin.

Syafrudin menyampaikan, syarat-syarat itu berlaku baik untuk kendaraan roda dua maupun roda empat. Ia berharap masyarakat memanfaatkan relaksasi ini dengan baik.

”Jangan lupa saat mengurus pajak, patuhi protokol kesehatan,” tuturnya. (*/jpg)