batampos.co.id – Jumlah kasus positif Covid-19 di Batam terus bertambah. Berdasarkan data harian Tim Gugus Tugas Pengendalian Covid-19 Kota Batam, Kamis (1/7) saja, terdapat penambahan 200 kasus baru. Mayoritas pasien positif Covid-19 ini bergejala, sehingga butuh perawatan khusus.

Sementara, semua rumah sakit rujukan sudah penuh, sehingga terpaksa menyiapkan tenda darurat jika pasien datang bersamaan dan IGD (Instalasi Gawat Darurat) tak mampu menampung.

”Ya, ada tambahan 200 kasus baru. Terdiri 146 kasus terkonfirmasi bergejala, satu kasus konfirmasi perjalanan impor, 47 kasus tanpa gejala, serta enam kasus konfirmasi kontak,” ujar Ketua Bidang Kesehatan Tim Gugus Tugas Pengendalian Covid-19 Batam, dr Didi Kusmarjadi, SPoG, kemarin.


Menurutnya, dengan penambahan kasus ini, maka secara keseluruhan jumlah kasus di Batam telah mencapai 13.787, terhitung sejak diumumkan pasien pertama terinfeksi Covid-19 pada pertengahan tahun lalu.

Bila melihat grafik temuan kasus positif Covid-19 bulanan di Kota Batam, bulan Juni 2021 yang paling tertinggi sejak awal pandemi yakni sebanyak 4.542 kasus. Jauh melebihi rekor bulan sebelumnya yakni pada Mei 2021 sebanyak 1.988 kasus.

Selain penambahan kasus baru, Tim Gugus Tugas juga mencatat penambahan 108 orang pasien yang sembuh. Dengan penambahan ini, maka pasien yang sembuh secara keseluruhan berjumlah 11.472 orang.

Adapun pasien yang meninggal karena Covid-19 kemarin bertambah 6 orang sehingga secara keseluruhan pasien meninggal di Batam sudah berjumlah 306 orang dengan rasio tingkat kematian sebesar 2,2 persen.

Sementara itu, jumlah pasien yang dirawat juga bertambah. Bahkan menjadi rekor tertinggi sejak diumumkan virus asal Wuhan tersebut. Tercatat sebanyak 2.009 warga Batam menjalani isolasi mandiri dan perawatan di sejumlah rumah sakit rujukan.

Asrama Haji Batam masih menjadi lokasi karantina terbanyak di Kota Batam, yakni 449 orang. Sisanya dirawat di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Embung Fatimah 96 orang, RS Awal Bros 76 orang, 70 orang di RSKI Galang, 47 di Rumah Sakit Elisabeth Batam Kota dan 42 orang dirawat di RSBP Batam.

”Sementara 1.069 orang lainnya menjalani isolasi mandiri di rumah,” ujar Didi.(*/jpg)