batampos.co.id – Tak hanya penumpang pesawat terbang, ketentuan wajib PCR dan kartu vaksin juga berlaku dan wajib bagi masyarakat yang menggunakan jalur laut (kapal Pelni) menuju Jawa dan Bali.

Kepala Pelni Cabang Batam, Kapten Agus, menegaskan, kebijakan ini berlaku mulai sejak keluarnya aturan terbaru terkait perjalanan orang dengan transportasi laut oleh Direktorat Jenderal Perhubungan Laut Kementerian Perhubungan (Kemenhub).

Namun, perjalan menggunakan Pelni masih dibolehkan pakai surat negatif antigen (1×24 jam). ”Apa yang sudah ditetapkan di pusat, ya wajib kita laksanakan,” tegasnya, Senin (5/7).


Disebutkan Agus, Surat Edaran (SE) Menteri Perhubungan Nomor 44 Tahun 2021 tentang Petunjuk Pelaksanaan Perjalanan Orang Dalam Negeri Dengan Transportasi Laut Dalam Masa Pandemi Covid-19 ini, menyusul PPKM Darurat di Jawa dan Bali sejak 3 hingga 20 Juli 2021. Aturan ini juga sejalan dengan SE Ketua Satuan Tugas Covid-19 Nomor 14 Tahun 2021 tentang Ketentuan Perjalanan Orang Dalam Negeri dalam Masa Pandemi Corona Virus Disease 2019.

”Kami berdasarkan aturan saja. Penumpang dengan dokumen lengkap, seperti sertifikasi vaksinasi dan RT-PCR sudah validasi ya monggo dipersilakan naik kapal,” ungkapnya.

Adapun bagi pelaku perjalanan di luar Jawa dan Bali tidak diwajibkan untuk mengantongi sertifikat vaksinasi namun tetap harus melampirkan hasil keterangan negatif RT-PCR (2×24 jam) atau negatif antigen (1×24 jam). ”Untuk pelayaran perintis tidak diwajibkan, namun disesuaikan dengan kondisi daerah masing-masing,” sambung Kapten Agus.(*/jpg)