batampos.co.id – Penyebaran kasus Covid-19 Kota Batam memang masih sangat mengkhawatirkan. Hingga Senin (5/7) kasus aktif atau pasien dirawat karena positif Covid-19 mencapai 2.462 pasien. Dari jumlah itu, ada 736 pasien yang membutuhkan perawatan serius karena bergejala.

”Mereka yang bergejala dirawat di rumah sakit rujukan yang ada di Kota Batam. Peningkatan kasus positif bergejala terjadi beberapa hari belakangan ini, sehingga berdampak pada angka kematian yang sudah mencapai 328 setelah kemarin tambah enam orang,” ujar Ketua Bidang Kesehatan Tim Gugus Tugas Pengendalian Covid-19 Batam, dr Didi Kusmarjadi, SPoG, Senin (5/7).

Berdasarkan data terbaru, sejak awal ditemukan jumlah kasus Covid-19 di Batam sudah mencapai 14.874 kasus. Penambahan setiap hari rata-rata di atas dua ratusan orang dan mayoritas bergejala. ”Kemarin (Minggu, 4/7, red) nambah 229 kasus, 135 bergejala dan sudah dirujuk ke rumah sakit. Sedangkan sisanya masuk kategori tanpa gejala,” sebut Didi yang juga kepala Dinas Kesehatan Kota Batam.


Wakil Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, mengatakan, persiapan untuk mengantisipasi lonjakan kasus saat ini, Asrama Haji Batam sudah disiapkan untuk dijadikan rumah sakit darurat. Kendati demikian, harapan terbesar saat ini adalah jumlah penambahan kasus bisa seimbang dengan angka kesembuhan, bahkan diharapkan angka kesembuhan bisa lebih tinggi.

”Harapan kami begitu. Kalau bisa angka kasus positif ini bisa ditekan. Sampai saat ini trennya masih ratusan. Setiap hari ada yang meninggal akibat virus ini. Makanya tolong bantu pemerintah dengan penerapan 5M dan patuhi protkes serta kebijakan yang dibuat pemerintah,” bebernya.(jpg)