batampos.co.id – Pandemi Covid-19 meluluhlantakkan segala sektor di Batam, terutama
sektor pariwisata. Badan Pusat Statistik (BPS) Batam mencatat, jumlah kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) di Kota Batam sepanjang Mei 2021 sebanyak 250 kunjungan.

Jumlah ini mengalami kenaikan dibandingkan periode yang sama tahun lalu.

Kepala BPS Kota Batam, Rahmad Iswanto, mengatakan, jumlah kunjungan tersebut
mengalami kenaikan sebesar 16,82 persen jika dibandingkan kunjungan wisman selama April 2021 yang mencapai 214 kunjungan.


“Jika dibandingkan Mei 2020, jumlah kunjungan wisman ke Kota Batam naik sebesar 7,30
persen,” ujarnya, Senin (5/7/2021) seperti yang diberitakan Harian Batam Pos.

Kenaikan jumlah kunjungan wisman Mei 2021 terjadi di pintu masuk ; Pelabuhan Feri Batam Center, Bandara Hang Nadim, Pelabuhan Feri Nongsa Pura, dan Pelabuhan Feri Harbourbay.

Secara kumulatif Januari-Mei 2021, jumlah kunjungan wisman ke Kota Batam mencapai 1.230 kunjungan.

“Atau turun 99,59 persen jika dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun sebelumnya yang capai 297.129 kunjungan,” tambah Rahmad.

Disebutnya, masih rendahnya jumlah kunjungan wisman ke Batam ini tidak lepas dari
pandemi Covid-19.

“Tidak hanya pariwisata, sektor lainnya ikut berdampak,” ungkap Rahmad.

Selain itu masih dibatasinya bepergian yang berlaku di sejumlah negara juga jadi penye-
bab masih rendahnya jumlah kunjungan wisman ke Batam.

Bahkan banyak negara yang memberlakukan larangan berpergian ke negara yang terdampak Covid-19.

Rahmad menyebutkan, wisman yang berkunjung ke Kota Batam pada Maret 2021 masih didominasi wisman berkebangsaan Singapura dan Malaysia dengan persentase sebesar 12,11 persen dan 5,53 persen dari total jumlah wisman pada Maret 2021.

Sementara Tingkat Penghunian Kamar (TPK) hotel berbintang di Provinsi Kepulauan Riau pada Januari 2020 rata-rata 20,92 persen atau naik 0,23 poin dibanding TPK Februari 2021 yang tercatat sebesar 20,69 persen.

Rata-rata lama menginap tamu asing dan tamu Indonesia pada hotel berbintang di Kepri pada Februari 2021 adalah 1,78 hari atau naik 0,27 poin dibanding dengan rata-rata
lama menginap tamu pada April 2021.(jpg)