batampos.co.id – Di tengah gencarnya vaksinasi, Batam mengalami darurat vaksin. Hal ini karena permintaan vaksin dari provinsi belum dikirim sesuai dengan kebutuhan Batam saat ini.

Kepala Dinas Kesehatan Batam Didi Kusmarjadi mengatakan, stok saat ini sudah habis. Batam hanya mendapat kiriman vaksin sebanyak 1.000 MDV, sedangkan jumlah yang akan divaksin lebih banyak. Kondisi ini dikhawatirkan Batam kesulitan mencapai target di bulan Juli ini. ”Hanya dapat 1.000 MDV saja. Sehari habis itu,” kata Didi, kemarin.

Ia menyebutkan, target dari gubernur, seluruh pelajar yang ada di Batam harus 100 persen divaksin per 23 Juli mendatang. Ini tentu tidak bisa terlaksana karena provinsi tidak menyanggupi permintaan Batam.


”Sementara target tinggi, namun vaksin yang akan digunakan tak ada. Jadi susah juga nanti capai target,” ujarnya.

Pihaknya juga sudah menyurati Provinsi Kepri terkait permintaan vaksin untuk Batam. Total permintaan adalah 27 ribu MDV. Rencananya 120 ribu untuk anak sekolah, dan 150 ribu dosis untuk mengejar target 20 persen di bulan Juli ini.

”Total 270 ribu dosis baik Sinovac dan AstraZeneca. Cepat datang dan kami bisa gerak lagi, agar target tercapai,”ucapnya.

Karena target di bulan Juli ini cukup besar, ia berharap kebutuhan vaksin bisa segera dipenuhi, guna mengejar target yang sudah direncanakan.

Sementara Wali Kota Batam, Muhammad Rudi, mengatakan, vaksinasi di Batam bisa terlaksana dengan baik asalkan stok vaksin tercukupi. Menurutnya, meskipun tenaga medis awalnya kewalahan menangani vaksinasi, akhirnya malah terbiasa.

Namun, kinerja mereka terkendala karena vaksin yang akan disuntikkan tidak ada. ”Kalau ada barang itu, tak ada masalah. Tenaga kesehatan bisa kami genjot untuk menggesa vaksinasi ini,” tuturnya.

Batam, menurutnya, cukup cepat menggelar vaksinasi. Seluruh tenaga medis dikerahkan untuk menggesa vaksin. Bahkan, sekarang sudah menyasar pelajar. Targetnya dalam waktu 10 hari selesai, namun jika vaksin tidak tersedia, target bisa terkendala.

”Intinya penuhi permintaan Batam, maka tak ada masalah soal target. Kalau bisa kami lebih dari target,” ujarnya. (*/jpg)