batampos.co.id – Demi menjaga stok vaksin Batam, Kepala Dinas Provinsi Kepri, M Bisri, mengaku sudah mengirim stok vaksin terakhir ke Batam.

”Sekarang ini di Batam itu lagi giatnya vaksinasi terhadap kelompok usia 12 hingga 17
tahun. Oleh sebab itu kami kirimkan stok vaksin terakhir, sejumlah 1.024 vial,” kata Bisri seperti yang diberitakan Harian Batam Pos.

Ia mengatakan, serapan vaksin di Batam dan beberapa wilayah lainnya di Kepri termasuk sangat baik.


Batam sekitar 57 persen, Tanjungpinang 59 persen, Bintan 57 persen, Karimun 54 persen, Anambas 48 persen, Natuna 59 persen dan Lingga 39 persen.

”Secara keseluruhan Kepri itu baru mencapai 57 persen,” ujarnya.

Bisri mengaku belum mengetahui kapan vaksin akan datang.

”Tanggal 8 Juli besok, akan ada meeting, penjelasan dari BioFarma terkait stok vaksin. Di hari itu juga akan dirilis lokasi dan waktu pengiriman vaksin,” tuturnya.

Kepri termasuk daerah yang memiliki serapan vaksin yang sangat baik. Namun, terhalang pasokan vaksin yang tersendat.

Bisri mengatakan, berdasarkan penelitian dari luar negeri menyatakan bahwa vaksin sangat efektif mencegah terjadinya pemburukan bagi yang terpapar Covid-19.

”99,5 persen orang yang meninggal itu, belum divaksin sama sekali,” tuturnya.

Demi mencapai herd immunity, suatu daerah harus melaksanakan vaksinasi minimal 80 persen. Namun, Kepri baru menyelesaikan hingga 57 persen saja.

”Apabila sudah 80an persen, pastinya penyebaran Covid-19 sudah akan mereda,” pungkasnya.(jpg)