batampos.co.id – Ketua Bidang Kesehatan Tim Gugus Tugas Pengendalian Covid-19 Batam, dr Didi Kusmarjadi, SPoG, menyatakan pertumbuhan kasus Covid-19 harian di Batam masuk level membahayakan.

Ia mencontohkan, kasus per 7 Juli 2021 kemarin, angka positif kembali memuncak. Sesuai data Tim Gugus Tugas Covid-19, terjadi penambahan 367 kasus dengan jumlah kematian 7 orang. Secara kumulatif, masyarakat Batam yang terpapar virus Covid-19 telah mencapai 15.515 orang.

Dirincinya, jumlah pasien yang positif terdiri 190 kasus terkonfirmasi bergejala, 46 kasus terkonfirmasi tanpa gejala, 10 kasus kontak, serta 121 kasus terkonfirmasi tidak ada riwayat perjalanan atau kontak atau tidak diketahui tertular dari siapa.


”Tapi ada harapan, hari ini (kemarin, red) juga terdapat penambahan 553 pasien sembuh,” ujarnya.

Khusus untuk angka kematian, jika dilihat per pekan, semakin mengkhawatirkan. Dalam sepekan terakhir, angka kematian akibat Covid-19 di Kota Batam 31 orang (26 Mei sampai dengan 1 Juni 2021). Angka ini tertinggi semenjak virus corona pertama kali menyerang Batam. ”Jika dibandingkan periode tahun ini ada banyak peningkatan.”

Diakui Didi, tingginya jumlah kasus kematian, ada pelaporan dari rumah sakit yang terlambat atau rumah sakit telat melaporkan ke Tim Gugus Tugas. Korban meninggal akibat Covid-19 sebagian besar mereka yang bergejala. Namun begitu, ada juga yang meninggal pasien tidak bergejala.(*/jpg)