batampos.co.id – Penjual hewan kurban di lokasi penangkaran hewan kurban Seitemiang tercatat ada peningkatan permintaan. Peningkatan ini disebut-sebut karena adanya kebijakan membatalkan keberangkatan calon jemaah haji sehingga banyak warga yang mengalokasikan anggaran haji untuk berkurban.

Kadi, salah satu pedagang hewan kurban di Seitemiang menyebutkan, hingga kemarin sudah 75 persen hewan kurban laku terjual. ”Punya kami ada 200 ekor sapi dan 500 ekor kambing. Sudah 75 persen terjual. Secara persentase ada peningkatan tahun ini. Mungkin karena banyak yang batal berangkat haji,” ucapnya.

Harga hewan kurban yang dijual tidak berbeda dengan tahun sebelumnya dimana kisaran Rp 3 hingga Rp 5 juta untuk kambing dan kisaran Rp 15 juta hingga Rp 80 juta untuk sapi.


”Sebenarnya harga beli dari tempat asal hewan naik cuma kami tetap jual seperti harga normal. Kami tak mau membebani pelanggan kami, apalagi saat ini masih wabah Covid-19,” ujar Kadi.

Pantauan di lapangan secara umum kandang-kandang yang menjual hewan kurban di lokasi penangkaran hewan Seitemiang mulai aktif bertransaksi jual beli. Penjualan umumnya sudah mencapai di atas angka 50 persen, dan ini disebut meningkat dari tahun-tahun sebelumnya. (*/jpg)