batampos.co.id – Dinkes Kota Batam akan meluncurkan nomor khusus untuk melayani pasien yang tengah menjalani isolasi mandiri (isoman) di rumah. Terbatasnya ruang perawatan yang disediakan, membuat sedikitnya 1.775 warga Batam terpaksa isoman.

Pemanfaatan alur digitalisasi ini diharapkan bisa memudahkan masyarakat yang tengah memulihkan diri dari paparan virus Covid-19. Melalui smartphone atau telepon pintar, warga yang sedang isoman bisa mendapatkan bantuan medis berupa pemberian vitamin atau obat-obatan.

”Kalau di Jakarta mereka pakai aplikasi. Sebenarnya kita bisa juga. Namun menurut saya layanan pesan digital melalui pesan WhatsApp (WA) lebih memudahkan. Karena tak semua cakap teknologi, tapi kalau via WA semua orang bisa menurut saya,” kata Kadinkes Batam, dr Didi Kusmarjadi, SPoG, Jumat (9/7).


Rencananya, penerapan layanan pesan instan ini akan diterapkan di masing-masing puskesmas. Teknisnya, pasien yang isoman akan diberikan contact person atau nomor WA yang dikelola puskesmas di wilayah mereka tinggal. Melalui layanan ini diharapkan ada peningkatan pelayanan kepada pasien Covid-19 tanpa gejala. ”Lagi disiapkan, mudah-mudahan ini bisa membantu nantinya untuk mereka yang tengah isoman,” ujarnya.

Mengenai jenis obat yang akan diberikan kepada pasien isoman, pihaknya sudah berkomunikasi dengan salah satu dokter ahli paru yang ada di Kota Batam, guna memberikan obat sesuai dengan kebutuhan pasien.

Terkait stok obat, Didi mengaku cukup. Namun untuk mengakomodir kebutuhan obat, pihaknya perlu melakukan pengecekan ke gudang farmasi terlebih dahulu. ”Obat ada cuma gak tahu jumlahnya. Mudah-mudahan cukup,” katanya. (*/jpg)