batampso.co.id – Wali Kota Batam, Muhammad Rudi, mengatakan, pelaksanaan vaksinasi di sejumlah titik terpaksa dihentikan sementara.

Hal ini karena stok vaksin habis dan masih menunggu pengiriman dari Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Kepri.

”Saya sudah telepon Pak Kapolresta dan Pak Dandim, saya sampaikan kalau vaksin tak ada. Jadi, proses vaksinasi belum bisa digelar seperti sebelumnya,” kata Rudi, Minggu (11/7/2021) seperti yang diberitakan Harian Batam Pos.


Pelaksanaan vaksinasi untuk umum belum bisa dilanjutkan, karena stok saat ini hanya mampu mengakomodir vaksinasi bagi pelajar guna mencapai target 100 persen vaksinasi akhir bulan ini.

Sehingga, untuk masyarakat umum pelayanan tidak dapat dilakukan.

”Vaksin tak ada. Besok (hari ini, red) dan lusa juga belum tentu ada. Informasinya Selasa baru mau datang. Kalau sudah ada, langsung jalan lagi,” katanya.

Penerapan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) darurat membuat antusias permintaan vaksin meningkat drastis.

Pasalnya, untuk melalui jalan yang disekat aparat, warga diminta menunjukkan bukti telah divaksin.

Beberapa lokasi pelaksanaan vaksin yang terjadwal masih ramai sampai saat ini.

Hal ini ditambah lagi dengan pemberlakuan vaksinasi sebagai salah satu syarat dalam melakukan perjalanan ke luar daerah.

”Itulah kendala saat ini. Makanya kami juga lagi upayakan mendatangkan vaksin dari daerah lain, agar vaksinasi bisa kembali dilanjutkan,” ujarnya.

Rudi menyebutkan, ada target besar di bulan Juli ini, sehingga ketersediaan vaksin sangat dibutuhkan.

Ia meminta Provinsi Kepri menyanggupi permintaan Batam, agar target bisa tercapai.

”Harapan kami tentu 70 persen (warga Batam divaksin Covid-19) bisa tercapai bulan ini. Tapi kalau barang itu tak ada, bingung juga mau capai target. Untuk mencapai angka 60 persen saja susah sekarang ini, dengan kondisi vaksin yang terbatas,” jelasnya.

Saat ini, Pemko Batam masih memprioritaskan pelajar. Target 100 persen bagi pelajar diharapkan bisa terwujud hingga akhir bulan ini.

Sehingga, belajar tatap muka bisa kembali digelar.

”Apa saja kami lakukan saat ini untuk pemulihan. Kami juga tidak ingin kondisi ini berlarut-larut,” tutupnya.

Pantauan di salah satu pusat vaksinasi Covid-19 di Kota Batam, tepatnya di restoran Puas Hati, Batam Center, antrean warga untuk mendapatkan vaksin makin mengular.

Panitia bahkan mengeluarkan informasi penundaan vaksin karena stok vaksin menipis. Warga yang dilayani hanya mereka yang sudah terdaftar.(jpg)